Selasa, 30 Agustus 2016

Lezatnya Pecel Kuah Terik dan Inovasi Coklat Brem dari Kota Gadis

Kampung halaman menjadi tempat favorit bagi hampir setiap orang, termasuk saya. Sejak pertama kali menginjakkan kaki di tanah rantau saat SMA, kecintaan saya pada kampung halaman semakin bertambah. Kesibukan di tanah rantau yang sangat padat membuat saya susah mendapatkan kesempatan untuk pulang. Bagi saya, pulang menjadi hal istimewa. Bersyukurlah bagi yang punya banyak waktu luang, sering-seringlah pulang.

Pulang selalu menjadi hal paling sakral. 
Maka sempatkanlah pulang, tengok kampung halaman.
Madiun Kota Gadis Penuh Potensi (Sumber Gambar)
Terlahir di salah satu daerah di Jawa Timur yang terkenal dengan julukan sebagai Kota Gadis, yaitu Madiun, membuat saya cukup bangga sebagai seorang perempuan. Awalnya saya mengira bahwa Madiun terkenal dengan gadis-gadis yang cantik dan super sehingga mendapat julukan Kota Gadis. Tidak sepenuhnya salah karena memang benar gadis di Madiun cantik dan istimewa #tunjukdiri #sedikitnarsis, namun Gadis ini singkatan dari Perdagangan dan Industri. Cukup banyak produk terutama sektor makanan dan industri yang berkembang di Madiun. Madiun tersohor dengan sambel pecel yang mantap dan lezat, cita rasa Brem yang khas, serta Bluder Cokro yang lembut dan beragam jajanan khas Madiun lainnya yang membuat ketagihan. Tidak hanya itu beragam industri fashion juga berkembang dan semakin banyak masyarakat Madiun yang berinovasi dengan kreatifitas masing-masing membuat produk makanan yang tidak hanya lezat namun juga mampu bersaing dipasaran. 

Setelah lama tidak berjumpa dengan kampung halaman, banyak hal baru yang membuat saya makin cinta dan bangga. Wajah baru yang semakin apik dan cantik. Kampungku menjadi sedemikian maju. Kabar baik untuk negeri ini, masyarakat Madiun menjadi semakin mandiri dan kreatif dalam memaksimalkan potensi lokal yang ada dengan bijaksana #kabarbaik #untukIndonesia
Caruban - Kota Kebanggaan (Sumber Gambar)
Kampung tempatku besar tepatnya di Kota Caruban, kota kecil setelah hutan jati Saradan dari arah Surabaya. Kota Caruban selalu dilewati oleh para pemudik yang akan ke Barat (Jogjakarta-Bandung-Jakarta). Kota Caruban kini menjadi ibu kota dari Kabupaten Madiun. Sebagai warga Caruban asli #bukanjadijadian, karena sejak lahir tinggal di Caruban, saya sudah banyak makan asam garam mencicipi sambel pecel madiun dan brem sebagai makanan khas yang menjadi ikon dari Kota Madiun. Inovasi daerah dalam bidang makanan ini menjadi kabar baik untuk perekonomian dan kesejahteraan masyarakat khususnya warga Caruban ataupun warga Madiun pada umumnya.
Patung Penjual Pecel sebagai Ikon Kota Gadis (Sumber Gambar)
Sambel pecel khas Madiun kini ada level pedasnya. Mulai dari sambel pecel yang tidak pedas #favoritsaya #tidakbisapedas namun dengan khas bumbu pecel yang tidak ada duanya sampai dengan sambel pecel dengan level pedas maksimal. Untuk menikmati kelezatan sambel pecel sebenarnya tidak harus ke Kota Madiun karena banyak orang Madiun yang membuka warung nasi pecel di tanah rantau yang pernah saya tinggali, yaitu Surabaya dan Malang. Namun belum lega rasanya kalau belum mencicipi lezatnya sambel pecel dari kampung asalnya. Nasi pecel favorit saya sampai sekarang adalah Nasi Pecel Yu Gembrot yang letaknya di daerah Kota Madiun tepatnya di Pasar Logam Jaya, Jalan Imam Bonjol, Kota Madiun. Yu Gembrot juga menjual sambel pecel secara terpisah dengan kemasan kecil seharga 10.000 rupiah dan kemasan besar 20.000 rupiah. Harga murah dengan rasa mewah. Sambel Pecel Yu Gembrot ini tahan sampai dengan 2 bulan. Simpan di tempat kering atau jika ada kulkas lebih baik disimpan di kulkas.
Caruban - Pusatnya Nasi Pecel Super Yummy (Sumber Gambar)
Dua pecel favorit saya lainnya ada di Kota Caruban. Nama warungnya sama juga dengan yang sebelumnya, yaitu Warung Pecel Mbok Gembrot yang berlokasi di belakang Taman Kota Caruban ini juga menjual nasi pecel dengan rasa yang istimewa. Inovasi ditambah dengan kuah terik yaitu kuah manis yang khas dengan rasa kecap. Satu porsi nasi pecel biasa (nasi, tempe, perkedel, mie, kering tempe dan rempeyek) dengan harga mulai 5.000 - 8.000 rupiah sedangkan nasi pecel dengan lauk (lapis daging, empal kering dan babat) dengan harga berkisar 10.000 - 12.000 rupiah tergantung lauk yang dimakan. Entah kenapa dua nasi pecel favorit saya dengan pemilik gembrot (gendut) ini rasanya mantap. Apalagi warung Mbok Gembrot dengan kuah teriknya yang khas ini bikin ketagihan #inovasidaerah #untukIndonesia. Harganya juga terjangkau dan sesuai kantong. Jadi kantong saya aman deh, meskipun makan dua porsi. Lol. #takutgendut #ketagihanpecel #kuahterikMbokGembrot
Nasi Pecel Madiun - Mantaaap! (Sumber Gambar)
Pecel favorit saya yang ketiga dengan rasa super yummy dan tidak pernah sepi dari pembeli adalah Nasi Pecel Mbok Darmi. Nasi pecel Mbok Darmi ini menjual nasi pecel dengan berbagi macam lauk lengkap dengan sayur yang segar serta sambel pecel yang lezat. Lokasi warung nasi pecel Mbok Darmi ini berada di depan rumah sakit Panti Waluyo Caruban. Cita rasa sambel pecel yang khas sangat cocok dilidah saya. Satu porsi nasi pecel dengan lauk tempe dan telur mata sapi dihargai 7.500 rupiah. Mbok Darmi juga menjual sambel pecel dengan kemasan berat 2 ons seharga 10.000 rupiah. Pas banget ya, terjangkau dengan isi kantong. Rasanya mantap dan tidak membuat kantong jebol. Yummy, yuk makanya berkunjung ke Madiun, jangan lupa mencicipi nasi pecel favorit saya ya, dijamin satu porsi kurang dan pasti nambah untuk dibawa pulang #inovasidaerah #lezatnyapecelMadiun
Sambel Pecel Kemasan Mbok Darmi - Nyampleng dan Nikmat
Selain sambel pecelnya yang lezat, Madiun juga terkenal dengan bremnya yang enak. Brem ini terbuat dari fermentasi ketan putih. Brem Madiun berbentuk lempengan dan sekarang terdapat berbagai varian rasa mulai dari rasa original, strawberry, blueberry dan melon.
Tugu Brem - Caruban sebagai Pusatnya Industri Brem
(Sumber Gambar
Pabrik brem Madiun terletak di desa Kaliabu. Pabrik Brem ini jenis home industry dengan para pekerjanya adalah warga desa Kaliabu itu sendiri. Inovasi rasa brem ini menjadi trik untuk menarik peminat dan meningkatkan nilai jual di pasaran #inovasidaerah #untukIndonesia.
Chocobrem - Inovasi Coklat Brem Madiun #inovasidaerah  #untukIndonesia (Sumber Gambar)
Tidak hanya inovasi rasa, kini brem juga diinovasikan dengan coklat. Coklat isi brem ini memberikan cita rasa komplit antara coklat dan brem. Chocobrem 'djarubang' adalah salah satu produk inovasi coklat brem yang diproduksi di Jalan Raya Bener-Sumbersari, Dusun Siwalan, Desa Bener, Kec. Siwalan (boleh langsung cek instagramnya di @chocobrem dan bisa langsung order). Satu bungkus chocobrem ini bisa dibeli dengan harga yang sangat terjangkau yaitu 10.000 rupiah untuk kemasan besar. Kemasan mini chocobrem 'djarubang' bisa dibeli dengan harga 5.000 rupiah.

Chocobrem 'djarubang' versi mini
Rasa coklatnya yang enak dan cita rasa brem yang langsung kress ketika di mulut membuat saya ketagihan untuk makan coklat brem ini. Apalagi saya adalah coklat holic. Seperti sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui - saya juga ikut melestarikan dan mendukung makanan khas dan inovasi daerah kampung halaman #inovasidaerah #kabarbaik #untukIndonesia. Tidak hanya produk chocobrem 'djarubang' saja, sekarang sudah banyak home industry yang memproduksi coklat brem untuk dipasarkan. 

Inovasi dari sambel pecel dan brem selain menambah kelezatan juga dapat meningkatkan peminat ataupun nilai jual di pasaran. Inovasi makanan khas daerah ini sangat berpotensi untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat lokal. Tidak hanya itu, inovasi ini juga untuk melestarikan produk lokal yang ada. Harapan ke depan inovasi pecel madiun dengan kuah terik dan rasa khas sambel pecel serta inovasi rasa brem dan coklat-brem sebagai makanan khas Madiun bisa go internasional. Untuk mewujudkan hal ini tentu dibutuhkan dukungan dari semua pihak khususnya pemerintah dan juga masyarakat Indonesia pada umumnya. Tak sabar rasanya menanti beberapa tahun ke depan mendengar kabar baik lezatnya pecel madiun dan inovasi coklat brem dari Kota Gadis ini mendunia #inovasidaerah #untukIndonesia

6 komentar:

  1. Mantaap Kak! Mau dong dikirimin chocobrem. .hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh. boleh. . transfer dulu ke aku ya, nanti aku pesenin dan kirim ke dirimu. Hahahaha

      mainlah ke rumah, aku kasih chocobremnya nanti #forfree Aku barusan beli, wkwkkw

      Hapus
  2. Nice, Kak, padahal saya udah jarang main2 ke Madiun..
    Kapan2 kalo ada waktu luang or acara keluarga besar di Madiun, dateng lah ke tempat rekomendasi nasi pecelnya, hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sering" main ke Madiun lam. wkwkwkw
      hahaha sippoo, silahkan mampir. jangan lupa beli coklat bremnya juga. :D

      Hapus

COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES