Friday, July 27, 2012

Rindu itu apa ya ? :D



Rindu itu datangnya tiba-tiba
Seperti hujan dari langit yang turunnya keroyokan menghujam bumi
Rindu itu gak perlu loading lama. Tiba-tiba rindu saja, gatau juga rindunya kok tiba-tiba :’)
Rindu itu sebenarnya unik
Semacam perasaan kangen yang tiba-tiba buat mewek T.T
Semacam perasaan nano-nano yang gak bisa diungkapin
Rindu itu waktu liat langit tapi penuh wajah orang yang dikangenin :)

Tapi rindu itu sebenarnya sederhana --> semacam sayang yang gak terungkapkan, semacam kembang gula warna pink.
Kalau aku mendadak rindu, berarti mendadak sayang #eh

Rindu itu pengen,pengen mengulang memori masa lalu.
Pengen itu apa ya ? Pengen=ingin (bahasa jawa jee :))

Rindu #1
Rindu itu saat aku tiba-tiba pengen ngepel kamar A36 #sokrajin
Pengen jahilin mbak nepi dan mbak yuni yang lagi sibuk belajar
Pengen bernarsis ria di kaca A36, berfoto-foto gak jelas, atau bahkan sekedar bikin konser dadakan di kamar
Pengen gangguin ika yang lagi serius pacaran sama ****** (baca:laptop) :p
Pengen sekedar nimbrung di kasur ofii sampai kasurnya jeglong (apa ya bahasa indonesianya ? :p) atau gangguin ofii waktu serius bikin mading :)
Pengen curhat-curhatan sama Karlita, cerita ngalor-ngidul gajelas tentang cinta :)
Pengen sekedar jutekin banin yang selalu sok imut :*
Eh, aku juga pengen marahin lintang deh, bentak-bentak gak jelas. . Hhhe. . maaf tang :) :p

Rindu #2
Rindu itu saat aku tiba-tiba pengen membuat keributan di A37 (tetangga sebelah)
Pengen bercerita sepuasnya sama twin tercinta (baca:Atika Rosada) atau hanya sekedar naik kasurnya dan gajelas tiduran disana, pengen sekedar berbagi hati waktu bersama sahabat, pengen nonton film bareng kamu twiiiinnnn :’)
Pengen gangguin mbak yuli yang lagi serius belajar :p
Pengen sekedar jahilin taniya yang tiduran di atas mbak yuli (atas kasurnya mbak yuli maksudnya) hhee :)

Rindu #3
Rindu itu saat aku tiba-tiba pengen jahilin Dara Karina Roosdiana (baca:anak geje :p)
Pengen sekedar berbagi cerita atau ngobrol gajelas yang penting ketemuan #ciiee atau hanya sekedar minta jajan, pengen main ke kasurnya dan tiduran disana, pengen belajar bersama, pengen begadang bareng, pengen semuaaaanyaaaaaa :’)

Rindu #4
Rindu itu saat aku tiba-tiba inget sama Nindya Dini Pangestika (a.k.a Dini) yang entah kenapa suka maen ke kamar A36 :p
Jadi pengen sekedar jalan berdua atau liat sunset bareng #romantisnya :) . Pengen bernarsis ria, bergeje ria, bernyanyi ria pokoknya semua yang serba ‘ria’ HHHaaa. .Pengen belajar bareng, pengen curhat-curhatan, pengen ditemenin liat bintang, pengen makan bareng sambil nonton tipi, pengen diomelin sama kamu soalnya aku jarang makan. Pengeeenn diinn :’)

Rindu #5
Rindu itu saat aku tiba-tiba inget Ema Tri Handayani (a.k.a ema/embong :p) waktu liat fotonya Justin Biber :)
Jadi pengen maen ke kamarmu mbong :p Pengen diajarin biologi, pengen dengerin curhatanmu tentang Angga #eh, pengen diomelin sama kamu soalnya aku jarang makan, pengen makan bareng sambil nonton tipi sama dini, pengen mbully kamu juga mbooongg :p

Rindu #6
Rindu itu saat aku tiba-tiba inget sama Adista Sandya Paramita (a.k.a adista) waktu liat badminton :)
Pengen curhat-curhatan sama kamu dis . . :’) Pengen berantakin kasurmu, pengen gangguin kamu twitteran atau pas telponan sama Ardy, pengen diajarin badminton sama kamu, pengen belajar bareng, pengeeennn :’)

Rindu #7
Rindu itu saat aku tiba-tiba inget sama anakku tersayong, Dwi Yanti Aprilia, waktu liat Doraemon.
Pengen maen ke kasurmu sambil cerita-cerita gak jelas, pengen keluar bareng berdua, pengen ditemenin liat senja, pengen begadang bareng, pengen makan krupuk peceell bareng kamu #romantis,  pengen diajarin masssak sama kamu :’)

Rindu #8
Rindu itu saat aku liat koding Gajah GO tiba-tiba inget MAXIIA4  :)

Inget remponk yang selalu dihati :D
Jadi pengen mbully Adita , pengen gangguin dia waktu lagi serius ngerjain soal :p, pengen curhat-curhatan, pengen berantakin kasurnya :p
Pengen belajar bareng mbakk ngkiiik, pengen denger curhatan tentang Ahong #eh :p Pengen nyanyi-nyanyi bareng, Pengen foto-foto gak jelas :p
Pengen diajarin fisika sama phi-phi, pengen di nyanyiin “someone like you”, pengen curhat-curhatan, pengen nyari pacar bareng #eh, pengen nungguin mas har*s pulang sama kamu phiiiiii :’)
Pengen mbully andin yang tapres banget :p, pengen maen ke kamarmu , pengen belajar bareng, pengen punya tahi lalat sama kayak kamu #piss :p

Inget 4 sekawan juga yang selalu jahil, inget pas aku dimasukin di lemari #jahatrek -,-
Jadi pengen gambar kartun rambut keriting kayak dani #pissdan :p, pengen diajarin matematika J
Pengen punya spiker sekeras papi daus :p, pengen dengerin nasihatnya yang ternyata bijak sekali :)
Pengen diajari edit photoshop sama si ahli IT, husnul anwari (a.k.a busul / husul / kucing) . Eh dia ini sodara se-houseku looo #bangga :)
Pengen diajarin maen gitar sama ociid, Andre Andirosyid :) Pengen nyepik bales-balesan sama kamu, pengen maen di balik pintu, pengggeeennn :)

Rindu #9
Rindu itu tiba-tiba sebel , rindu yang ini beda :|
Rindu yang ini sebenarnya gak mau rindu, tapi jadinya tiba-tiba rindu :|
Ah, itu lah -,-  ini ni buat kamu ---> Tentang kamu dan masa lalu

Sekiaann semuanya, tentang rindu ini dan itu (kebanyakan itunya deh :)). Selamat berpuasa dan kembali beraktivitas. Terima kasih sudah mampir membaca curhatan yang ada apanya ini :D.
Btw, selamat pagi :) Selamat hari Jum’at :D

Wednesday, July 25, 2012

Fadlilah Salat Tarawih :)


Senangnya bisa kembali menikmati limpahan berkah di bulan suci Ramadhan. Di bulan ini Allah melipatgandakan pahala atas setiap kebaikan yang kita lakukan. 

Banyak amalan-amalan sunah yang bisa kita lakukan di bulan suci ini. Salah satunya adalah salat tarawih J Berikut ini fadlilah melakukan salat tarawih :

Malam ke-
Fadlilah
1
Terbebas dari semua dosa seperti ketika dilahirkan oleh ibunya
2
Diampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya (orang tua yang muslim)
3
Berteriak malaikat Arsy bahwa Allah telah mengampuni dosa yang telah lalu
4
Ia diberi pahala seakan ia telah membaca Taurot, Injil, Zabur dan Al-Qur’an
5
Diberi pahala seperti sholat di Masjidil Haram, Nabawi dan Aqsho
6
Diberi pahala seperti thawaf di Baitullah dan semua batu dan pasir memintakan ampun
7
Seperti pahala membela Nabi Musa dari kekejaman Fir’aun dan Haman
8
Diberi keutamaan seperti yang pernah diberikan kepada Nabi Ibrahim
9
Diberi keutamaan seperti ibadahnya Nabi Muhammad
10
Dikarunia kebaikan dunia dan akhirat
11
Ia keluar dari dunia bersih dari dosa seperti baru dilahirkan ibunya
12
Ia tiba di hari kiamat dengan wajah berseri seperti bulan purnama
13
Ia tiba di hari kiamat terhindar dari segala keburukan
14
Memperoleh kesaksian Malaikat bahwa ia Tarawih dan tidak menghadapi hisab
15
Malaikat Arsy membacakan shawalat untuknya
16
Allah mencatat kebebasannya dari api neraka
17
Diberi pahala seperti pahala Nabi
18
Dipanggil Malaikat bahwa Allah meridhoi kamu dan kedua orang tua kamu
19
Mengangkat derajat ketingkat tertinggi dalam surga Firdaus
20
Diberi pahala Syuhada dan orang soleh
21
Dibangunkan rumah di surga dari cahaya
22
Tiba di hari kiamat terhindar dari rasa duka dan sesak hati
23
Dibangunkan kota di dalam surga
24
Dikabulkan 24 doa dari padanya
25
Dibebaskan dari azab kubur
26
Diberi pahala seperti ibadah selama 40 tahun
27
Melewati shirot secara kilat
28
Akan diberi seribu tingkat keutamaan di surga
29
Diberi pahala seribu haji yang mabrur
30
Allah menyatakan “Hai hambaku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dengan air salsabil dan minumlah ait Kautsar. Aku Tuhanmu dan engkau hambaku”
  
Mari berbondong-bondong melakukan kebaikan di bulan suci ini. Semoga Allah selalu meridhoi setiap niat baik kita. Amin :) 

Monday, July 23, 2012

Negeri Para Bedebah - Tere Liye

Selamat pagiiiiii penduduk bumi :)
Semangat sekali pagi ini karena aku ingin berbagi cerita hebat novel terbarunya bang Darwis (Tere-Liye)
Dua hari aku menyelesaikan membaca novel ini. Setiap lembarnya bikin penasaran. Ceritanya sulit di tebak, penuh dengan teka-teki dan rahasia :) Keren banget deh :D


Novel berjudul Negeri Para Bedebah karangan Tere-liye ini diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama. Novel cetakan 1 di Jakarta , Juli 2012 mempunyai No ISBN : 978-979-22-8552-9. Novel dengan tebal 20 cm berisi 440 halaman membahas banyak hal tentang krisis dunia, penyelewengan uang di kalangan penguasa negara, ATM mesin partai dan banyak hal tentang konflik dalam politik di Indonesia.

Novel Tere-Liye kali ini lebih serius membahas tentang rahasia tingkah para bedebah yang merugikan rakyat. Kerakusan mereka menguasai setiap kekayaan dunia. Apapun mereka lakukan demi mendapatkan segepok kertas bernominal. Mereka, para bedebah, bertopeng dua. Berpura-pura arif dan simpati di depan rakyat, tapi bengis tak punya hati nurani mengambil uang yang bukan hak mereka. 




Di negeri para bedebah, kisah fiksi kalah seru dibanding kisah nyata
Di negeri para bedebah, musang berbulu domba berkeliaran di halaman rumah
Tetapi setidaknya kawan, di negeri para bedebah petarung sejati tidak akan pernah berkhianat

Dalam novel ini Thomas, konsultan profesional, menjadi tokoh utama yang begitu hebat, jenius, berkarakter, cekatan, dan lincah. Thomas memiliki masa lalu yang kelam mengenai orang tuanya. Papa dan mamanya mati terbakar bersama seluruh harta mereka karena ulah para bedebah yang tega mengkhianati Thomas dan keluarganya. 

Asal mula masa lalu yang kelam ini adalah bangkrutnya usaha keluarga "Arisan keluarga Edward-Liem". Kebangkrutan itu membuat 2 bedebah yang sebenarnya adalah kerabat dekat keluarga Thomas rela berkhianat demi harta, demi merebut kekayaan keluarga Thomas.

Kematian papa dan mamanya membuat Thomas benci akan masa lalu itu, benci terhadap 2 bedebah yang tega berbuat sejahat itu pada keluarganya. Masa lalu itu juga membuat thomas membeci Om Liem, adik papanya, yang membuat semua masalah itu terjadi.

Sejak kematian papa dan mamanya, Thomas memutuskan untuk pergi jauh. Ia masuk ke sekolah berasrama. Ia ingin membalas kejahatan di masa lalunya. Ia ingin tumbuh menjadi orang kuat, orang hebat yang bisa menumbangkan para bedebah yang sekarang banyak berkeliaran di mana-mana. 

Memang benar, kemenangan pasti berpihak pada pihak yang benak, pihak orang baik. Kemenangan tidak mungkin berpihak pada para bedebah, para pembohong maupun para pengkhianat. Thomas sang petarung sejati berhasil menumbangkan para bedebah itu.

Cerita dengan alur yang apik akan membuat pembaca seakan masuk dalam cerita, ikut memainkan peran cerita. Penasaran dengan novel Negeri Para Bedebah ? Buruan beli di toko buku terdekat. Beli yang asli lo ya. .Sebagai wujud peduli kita menolak aksi para bedebah yang melakukan pembajakan karya penulis bangsa :) 

Satu hal pokok penting yang membuat saya semakin yakin bahwa hidup ini adalah tentang sebab akibat. Lakukanlah sebab-sebab yang baik maka kebaikan akan menjadi hadiahnya demikian kata Pak Dibyo, guru bahasa Indonesia favoritku semasa SMA. :)

Semoga kejujuran senantiasa bersama orang-orang yang berniat baik. :D Btw, selamat berpuasa :)

Saturday, July 21, 2012

Alhamdulilah ^_^

Sore yang indah :)
Alhamdulilah puasa pertama bisa berjalan lancar :) Sambil nunggu adzan maghrib, asyiknya emang buat bercuap-cuap di blog :) 

Senangnya bisa kembali menyambut Ramadhan tahun ini. Semakin meningkatkan rasa syukur atas semua yang diberikan oleh Allah padaku dan keluargaku. :')

Allah masih memberikan waktu untukku bisa mengikuti puasa di bulan suci ini. Karunia yang begitu besar untukku. Terima kasih ya Allah. Semoga di bulan ini, aku bisa lebih meningkatkan amalan-amalan baik di jalanMu. Lebih menghargai setiap detik waktu untuk berbuat kebaikan. Selalu menjadi umatmu yang penuh syukur. Amin :)

Semoga Ramadhan kali ini banyak sekali berkah yang kita dapatkan. Semoga Allah selalu meridhoi setiap niat baik kita dalam berbagi kebaikan untuk sesama umat. Amin ya Rabbal Alamin :)

Terima kasih untuk setiap berkah yang Kau berikan padaku ya Allah.. :')

Friday, July 20, 2012

Menjadi Pendidik = Menjadi Panutan

Pagi ini saya sibuk menghabiskan waktu luang saya untuk sekedar bermain-main di perpustakaan 'om Google'. Berbagai kata kunci sudah saya telusuri. Salah satunya ingin saya bahas di postingan saya kali ini. Kata kunci yang saya gunakan adalah 'kinerja guru saat ini'. Cukup global memang, tapi lewat sinilah saya bisa mengembangkannya menjadi berbagai pokok pikiran yang kiranya penting dan menambah wawasan saya mengenai kondisi pendidikan di Indonesia saat ini.

Menilik sosok guru saat ini bisa dibilang 180 derajat berbeda dengan sosok guru tempo dulu. Menurut penuturan kakek saya yang dulunya seorang guru, guru adalah figur yang patut ‘digugu’ dan ‘ditiru’. Guru tempo dulu menjadi sosok yang begitu hebat, pendidik sejati anak-anak bangsa.

Guru tempo dulu, pahlawan yang berjuang tanpa mengenal lelah melawan kebodohan. Rela berangkat pagi-pagi buta, menerobos tebalnya kabut, melewati pematang sawah puluhan kilometer dengan sepeda tua, atau bahkan berjalan kaki dengan hanya beralaskan sepatu butut. Mereka tidak mengenal putus asa meski digaji dengan perak saja.

Guru tempo dulu juga sangat telaten terhadap murid-muridnya. Mereka mendidik dengan disiplin tinggi demi keberhasilan murid-muridnya. Mereka pendidik luar biasa berbekal ketulusan hati dan niat keras untuk mencetak siswa bangsa yang ‘unggul dan berkarakter’.

Berbeda sekali jika dibandingkan dengan guru zaman sekarang. Guru zaman sekarang enteng sekali berangkat siang bahkan telat sekalipun, tidak segan bolos mengajar. Ada pula yang hanya menitipkan tugas dan kemudian nongkrong di kantin atau bergosip di kantor. Guru zaman sekarang juga punya gaya hidup yang jauh berbeda dengan guru tempo dulu. Banyak dari mereka yang lebih mementingkan penampilan. Kisah ‘oemar bakrie’ dengan sepeda ontelnya seperti sudah lenyap di jaman sekarang. Sebaliknya guru dengan ‘sedan’ atau ‘motor’ mahal lebih sering terlihat di parkiran sekolah.

Guru zaman sekarang terkesan ‘kurang serius’ dalam mengajar. Mereka terkesan hanya memenuhi jam wajib mengajar. Banyak murid mengeluh bahwa guru-guru mereka tidak enak mengajarnya, tidak bisa mengajar, bahkan ‘tidak pernah’ mengajar. Ini bukti nyata yang sering terjadi di kehidupan sekitar saya. Memang tidak semua guru zaman sekarang mempunyai predikat sama seperti apa yang saya sebutkan di atas. Namun kebanyakan dari mereka lebih mengentengkan tuntutan pemenuhan kinerja profesional sebagai guru.

Guru zaman sekarang harusnya menajamkan kemampuan mereka ke arah yang lebih ‘profesional’. Mereka dituntut mempunyai komitmen pada siswa dan proses belajarnya. Mereka wajib mengamati perkembangan belajar siswa mulai dari perilaku siswa sampai evaluasi belajarnya. Tidak hanya itu saja, guru-guru juga harus mempunyai teknik pembelajaran yang menarik dan tidak monoton sehingga tidak menimbulkan kebosanan dalam proses belajar.

Menurut pengamatan saya kebanyakan sistem pembelajaran di sekolah terlalu banyak teori. Kerja praktek cenderung dikesampingkan karena dianggap hanya menghabiskan waktu saja. Padahal menurut saya, dari segi murid, kerja praktek justru membuat murid lebih paham konsep dasar dari ilmu yang diajarkan.

Selain itu ,banyak guru zaman sekarang yang hanya menerangkan ‘copy-paste’ dari buku penunjang tanpa mengubahnya sama sekali sehingga menyebabkan murid-muridnya bosan, tak mengerti, atau bahkan ‘tidak minat’ untuk memperhatikan. Mereka mengganggap bahwa di buku sudah ada, nanti juga bisa dibaca. Dengan begitu sosok guru di kelas kadang dianggap ‘tidak begitu penting'. Banyak murid mengganggap guru mereka hanya ‘mendongeng’ bukan ‘menjelaskan’.

Memang benar nasihat Ayah, tidak semua guru adalah pendidik. Banyak guru yang tidak bisa jadi panutan murid-muridnya. Banyak mereka justru memberikan contoh yang tidak baik dan tidak sepatutnya untuk dilakukan.Tidak jarang kita mendengar berita tentang pemerkosaan guru terhadap muridnya. Ini adalah salah satu tindakan guru yang sangat memprihatinkan. Guru yang harusnya menjadi panutan justru berbuat hal yang tidak bermoral.Guru yang seharusnya mendidik muridnya untuk menjadi insan yang baik justru merusak masa depan muridnya sendiri.

Istilah ‘pendidik’ sebenarnya adalah untuk figur guru yang paham benar arti pendidikan untuk murid-muridnya. Mereka rela kehilangan waktu, tenaga bahkan materi guna mendidik murid-muridnya menjadi pribadi yang mengerti benar mana yang baik dan mana yang buruk. Mereka tanpa pamrih melakukan tugas suci membentuk generasi bangsa dengan karakter unggul, mengerti nilai dan norma, serta paham benar akan konsep dasar ilmu pengetahuan. Mereka ini yang kita sebut guru sejati, pendidik sekaligus panutan untuk membentuk generasi bangsa yang bisa mengubah dunia.

Ulasan panjang diatas semoga bisa menjadi renungan kita semua. Semoga banyak guru 'pendidik' yang muncul di zaman yang semakin sulit ini.  Selamat menjemput perubahan J


Sunday, July 15, 2012

Banyak Manusia Tak Punya Hati




Judul postingan kali ini memang cukup serius. Hal ini karena sepanjang perjalanan ke Surabaya pagi ini, aku cukup tercengang. Ternyata banyak manusia yang terlalu egois. Mementingkan diri sendiri. Lupa hakikat dirinya sebagai manusia yang tidak hidup 'sendiri' di bumi ini. 

Kita lihat sekarang, banyak manusia yang sudah tidak peduli lagi dengan alamnya. Acuh terhadap lingkungannya. Masa bodoh dengan urusan kebersihan. Padahal jika mereka mau sedikit 'berpikir', alam banyak membantu kita dalam kehidupan ini. Tidak munafik, aku sendiri pun kadang sering lupa bahwa alam adalah anugerah terindah. Kunci kehidupan para penghuni bumi. Sudah seharusnya kita menjaga, melindungi, dan menggunakan semua yang terkandung didalamnya dengan sebaik mungkin.

Hanya bisa menghela nafas panjang ketika nasihat 'cuma' berfungsi sebagai iklan tak penting. Ajakan peduli terhadap lingkungan sudah berkali-kali digalakan. Tapi kita lihat saja sekarang berapa banyak yang peduli ? -,- Masyarakat kita sekarang aja yang terkenal 'baik hati', 'peduli' hanya melengos saat ada sampah di jalan . 

Aku juga banyak menjumpai hal yang seharusnya sudah harus 'dihentikan'. Buang sampah disungai misalnya. Aksi tidak peduli ini merusak banyak hal. Merusak keindahan lingkungan, membuat sungai kotor, mengganggu kehidupan ikan-ikan disungai, mengganggu aktivitas masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada fungsi air sungai. Ah, ini aksi tidak berperikemanusiaan. Bukankan manusia diberikan akal oleh Allah untuk bisa membedakan mana yang baik dan tidak ? Memang sekarang, banyak manusia mulai hilang akal -,-

Contoh lainnnya adalah banyak orang di kendaraan umum atau bahkan kendaraan pribadi sekenanya membuang sampah lewat jendela mobil. Wadduuu, tindakan sangat egois sekali ini -,- Bisa sajakan sampahnya disimpan dulu, nanti baru di buang ditempat sampah. Ealaa, ini malah buang sembarangan. Lewat jendela mobil lagi. Apalagi mobilnya sedang melaju, terus buang sampah lewat jendela. Apa nggak kasihan sama pengendara yang lainnya ? Coba deh, yang punya kebiasaan buang sampah lewat jendela dipikirkan lagi aksi yang 'egois' ini. Kalau kena pengendara motor terus orangnya marah-marah, kalian bisa dicaci-maki tuh -,-

Aksi bodoh lainnya adalah merokok ditempat umum. Perokok pasif merasakan dampak 'lebih besar' dari asap rokok ketimbang perokok aktif. Aku paling sebel kalau udah ada yang merokok di tempat umum, seperti mereka hidup sendiri di dunia ini. Seperti semuanya perokok gitu -,- Harusnya mikir dulu semuanya suka / alergi apa tidak sama asap rokok -,- #curcol sesaat

Tiga contoh yang sederhana sepertinya. Saking sederhananya banyak orang lupa kalau aksi tersebut merugikan banyak hal. Semoga bisa menjadi renungan. Sudah pedulikah kita pada sekitar ? Kalau belum, semoga diberikan pencerahan oleh Allah. Mari berubah jadi insan yang lebih baik !!! :) #semangatberkobar

Saturday, July 14, 2012

Jelek vs Cantik ^^

Malam ini puas jeprat-jepret dengan berbagai gaya. Hasilnya juga macem-macem. Ada yang keliatan jelek, ada juga yang keliatan cantik. Tapi banyak yang keliatan cantiknya. Hhhheee. . :)
Karena lagi baik hati, aku kasih tau deh jelek vs cantik ala aku :)

Selamat mengamati. , HHhhee. . :)
Ini nih cantik vs jelek ala aku :p


Jelek :p

Biasa, jelek ah :p

Cantikk, unik :)
Luar biasa, ekspresif sekali :)

Lucu :) cantik  :D

Keren.keren :) mata satu :)

biasa ah -,-

Mantaab :)

Jelek.jelek :p

HHhhaa. . :) te o pe :)

Peace gan :D

Enggak deh :p

-,- Bosen.bosen

Asiikk nih :) menarik :D

Intinya cantik dan jelek itu relatif. Yang jelas jangan hanya mengutamakan kecantikan wajah, kecantikan hati itu lebih penting. Orang yang wajahnya cantik sekalipun tapi kalau selalu penuh dengan pikiran jahat, jadi keliatan jelek dan tidak menarik sama sekali. Sebaliknya inner beauty yang penuh pikiran positif membuat orang tampil menarik, cantik dan menawan. :D 

Cekrak.cekrik :)

14 Juli 2012. Menyenangkan sekali bisa berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudaraku. Hari ini dirumahku diadakan acara kumpul-kumpul bersama.  Saudara-saudaraku dari Panti Nainul Muna yang sudah rela jauh-jauh singgah di gubuk keluargaku :) Senangnya bisa kumpul bersama mereka. . Makan bersama. Cerita bersama dan juga foto-foto bersama. . :)

Ini niii hasil cekrak-cekriknya tadi :)

Asiknya kumpul bersama :)

Adik-adiknya pada tapress (tanpa ekspresi) nih :)
 
Ini ni akuu :)

Makan bersama :)
Makasii ya adek-adek semuanya :)


Friday, July 13, 2012

GOD I Miss You – Ahmad Rifai Rifan


Liburan adalah saat yang selalu kunanti-nanti. Saat dimana aku selalu dapet buku baru dari Ayah. Hhhe. . J Liburan kali ini aku beli buku judulnya GOD I miss you karangan Ahmad Rifa’i Rif’an. Buku terbitan PT Elex Media Komputindo ini berisi 100 cara mengobati luka jiwa bersama Tuhan.

Buku yang terdiri dari 263 halaman ini mempunyai harga jual Rp 49.800,-. Aku sangat beruntung sekali bisa mempunyai buku ini. Didalamnya terdapat banyak pelajaran baru dalam menyikapi setiap masalah dalam kehidupan. Setiap katanya mengandung makna dalam yang sangat bijaksana memandang setiap masalah. J

Dalam buku ini ada dua cara yang cukup menyentuh hatiku. Pada cara ke-28 dituliskan mengenai pertanda Iman yang kuat. Disitu dijelaskan bahwa percayalah bahwa iman yang kuat baru terlihat saat ujian sedang menghebat. Sedekah saat kaya itu biasa. Sedekah saat miskin baru luar biasa. Rajin ibadah saat tua itu biasa. Anak muda rajin ibadah baru luar biasa. Memuji-Nya saat bahagia itu biasa. Tetap memuji-Nya saat sedih sedang menerpa baru luar biasa. Menolong orang lain saat diri sedang lapang itu biasa. Tapi tetap gemar menolong meski diri sedang sempit baru luar biasa. Sungguh pencerahan yang baru J Luar biasa.

Selanjutnya adalah pada cara ke-63, Semua akan indah pada waktunya. Didalamnya diibaratkan tentang hubungan kebahagiaan setelah kesusahan dan kerja keras. Sama halnya seperti berikut --->
Tak ada pelangi indah sebelum hujan dan terik mentari
Tak ada kupu-kupu cantik sebelum ulat berbulu
Tak ada kesabaran sebelum ujian berhasil ditaklukkan
Tak ada kesuksesan sebelum kerja keras dan doa
Super sekali J Semua akan indah pada waktunya, asal kita tetap kuat dan bekerja keras menggapai keindahan hidup.

Di dalam buku ini juga terdapat kata mutiara yang menyentuh jiwa. Memberikan pandangan baru tentang apa yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh kita. Kutipan kata mutiara dibawah ini adalah salah satu yang spesial bagiku J

“Bukan Tuhan yang tak adil, tapi jiwa kita yang masih terlalu kerdil. Bukan Tuhan yang tak maha kasih, justru jiwa kita yang tak tahu terima kasih. Bukan Tuhan yang pelit, tapi nurani kita yang mungkin berpenyakit. Sehingga berjuta karunia seolah tiada. Bermiliar anugerah jadi tak terasa”

Terima kasih untuk kak Ahmad Rifai Rifan.Terima kasih untuk 100 cara luar biasa.Empat jempol untuk kakak J Semoga lain kali bisa bercakap secara langsung. Amin. . J

Hai Rasta :*


27 Mei 2012, aku mendapatkan teman baru dari keluargaku tercinta. Teman spesial ini hadiah ulang tahunku yang ke-18. Istimewa, terlihat cakep sekali dengan alis yang menawan J

Teman baru ini begitu menyenangkan. Setiap saat selalu tersenyum, siap sedia memberiku semangat saat belajar. Teman baru ini selalu mengingatkanku pada keluargaku. Saat rindu keluarga dirumah, aku selalu mendekapnya. Teman baru ini juga sangat menenangkan. Memandang senyumnya membuatku sejenak lupa dengan penatnya pikiran. Membuatku sejenak lupa dengan tugas seharian. Teman baru ini pacar sementaraku. Teman baru ini bernama Rasta. Boneka beruang biru kesayanganku J

Bersama Rasta :)


Dara-Rasta-Me
Ofi-Rasta-Me

Ini Saya, Calon Pendidik Masa Depan


Betapa bahagianya saya ketika melihat generasi muda Indonesia bisa mengenyam pendidikan yang layak. Memperoleh ilmu pengetahuan yang menunjang untuk kehidupan masa depan mereka. Di postingan saya kali ini saya ingin berbagi pengalaman saya mengenai indahnya berbagi ilmu bersama generasi muda Indonesia.

Sejak kecil saya suka sekali belajar bersama teman-teman di desa saya. Kebanyakan dari mereka berumur lebih muda dari saya. Jadi saat belajar bersama saya lebih sering bertindak sebagai ‘guru’. Senang sekali saat bisa membantu mereka menjawab PR dari guru masing-masing, menjelaskan tentang Matematika, IPA bahkan Bahasa Inggris. Bahkan saat itu, banyak dari mereka yang memanggil saya dengan sebutan bu guru. Tersanjung, senang juga mendapat sebutan bu guru padahal saya masih kecil. Sejak itulah muncul keinginan saya untuk menjadi seorang guru.

Keinginan menjadi seorang guru tumbuh seiring dengan bertambahnya umur saya. Semakin dewasa, semakin kuat keinginan saya untuk menjadi guru. Apalagi ketika saya menimba ilmu di SMAN 10 Malang Sampoerna Academy. Di sana terdapat program community service yang bertujuan untuk mewujudkan pengabdian dan menumbuhkan jiwa sosial kepada masyarakat. Saya pikir itu program yang bagus sekali karena selaras dengan keinginan sosial saya untuk menjadi seorang guru.

Kegiatan community service saya yang pertama adalah belajar bersama anak-anak SD di desa saya. Saya dibantu 2 teman saya menyiapkan tempat yang diperlukan. Syukurlah, masyarakat merespon baik niat baik saya dan teman-teman. Banyak anak yang mengikuti kegiatan kami, bahkan ada diantara mereka yang diantar oleh orang tua. Mereka terdiri dari kelas yang berbeda-beda. Ada yang kelas 1,2,3 dan 4. Senangnya mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk berbagi ilmu pada anak-anak mereka.

Kegiatan belajar bersama diisi dengan banyak hal, diantaranya belajar matematika dan bahasa inggris, belajar mencuci tangan yang baik, belajar teknik menggambar dan mewarnai, serta cara menerapkan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Mereka terlihat antusias sekali mengikuti kegiatan belajar bersama. Setelah kegiatan selesai, saya sempat berbincang dengan orang tua mereka. Mereka memberikan tanggapan yang baik dan senang sekali anak mereka bisa mengikuti kegiatan belajar bersama. Bahkan mereka bertanya pada saya kapan akan diadakan belajar bersama lagi.

Kegiatan community service yang kedua diadakan di SDN Sawojajar 1, Malang. Disana saya berbagi ilmu pada anak-anak kelas 2 tentang banyak hal. Mereka diajarkan seni melipat kertas koran, membuat gaun dari bahan-bahan daur ulang, dan diberikan penjelasan mengenai pemanasan global dan aksi untuk mengurangi dampak pemanasan global.

Bergaya dengan gaun daur ulang

Kegiatan community service yang ketiga diadakan di SDN Sawojajar 5. Lagi-lagi saya senang mendapatkan kesempatan berharga untuk berbagi ilmu bersama mereka. Disana saya bersama anak-anak kelas 6 berbagi ilmu tentang bagaimana mengatasi kerusakan lingkungan. Tidak hanya itu saja kita juga belajar Bahasa Inggris bersama. Antusiasme mereka membuat kebahagian saya berlipat ganda. Mereka terlihat senang mengikuti kegiatan community service. Kalau mereka senang, maka saya sangat sangat senang.

Awal yang sangat baik menurut saya. Ayah sebagai pembimbing pribadi dalam pengadaan community service juga sangat mendukung saya. Beliau banyak memberikan masukan yang sangat membangun untuk kehidupan saya selanjutnya.

Satu nasihat dari Ayah yang selalu saya ingat,
“Tidak semua guru adalah pendidik. Karena tidak semua guru mendidik muridnya dengan ilmu dan akhlak yang baik. Ada guru yang berkerja demi ‘gaji’ bukan mendidik muridnya. Kalau nanti kamu jadi guru, jadilah pendidik yang baik. Jadilah pendidik yang tidak melulu menggunakan akal saja. Jadilah pendidik yang mengunakan akal dan hatimu berbarengan sehingga kamu bisa melihat banyak sekali generasi muda Indonesia yang membutuhkan bantuanmu mengubah Indonesia.”

Memang Ayah selalu bijak, semua katanya benar. Saya tidak ingin menjadi guru yang hanya dengan niatan mendapatkan gaji. Saya ingin menjadi pendidik yang baik untuk generasi muda Indonesia. Generasi dari semua kalangan. Mereka semua berhak atas pendidikan yang layak. Mereka berhak mendapatkan ilmu dan  pengetahuan untuk masa depan mereka. Mereka berhak tahu banyak hal tentang kehidupan karena merekalah generasi yang tidak hanya akan mengubah Indonesia tapi juga mengubah dunia menuju kehidupan yang lebih baik.

COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES