Tuesday, August 20, 2019

Harapan #IbuKotaBaru: Menuju Indonesia Lebih Cerdas dan Berdaya Saing Global

Jakarta berasal dari bahasa Sansekerta dengan “karta” yang berarti pekerjaan yang telah dicapai. Jakarta pernah berganti nama hingga tiga kali, mulai dari “Jayakarta” yang berarti kemenangan atau kejayaan yang diraih, menjadi Batavia dan kembali menjadi Jakarta lagi sampai sekarang. Nama adalah doa, begitu harapan yang disematkan pada Jakarta sejak awal hingga sampai saat ini. Genap berusia 492 tahun sebagai ibu kota Indonesia di tahun 2019, Jakarta tetap dengan keistimewaan dan beragam pesona bagi masyarakat Indonesia pada umumnya dan warga Jakarta sendiri pada khususnya.

Beragam pecapaian pembangunan dan prestasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional sudah diraih oleh Jakarta selama menjadi ibu kota Indonesia. Pun banyak persoalan dan masalah yang tidak pernah lepas dan muncul tiap harinya terkait kependudukan, lingkungan dan masalah sosial lainnya. Laju pertumbuhan penduduk Jakarta yang meningkat pesat tiap tahunnya juga membuat Jakarta makin penuh sesak. Berdasarkan data (BPS, 2017), kepadatan penduduk Jakarta sekitar 15.663 jiwa per km2 dengan luas wilayah Jakarta 662,3 km2 dihuni penduduk dengan total mencapai 10,37 juta.

Tak perlu dibayangkan lagi, betapa macetnya lalu lintas Jakarta dengan penduduk yang kian padat dan kebutuhan akan hidup yang terus mendesak untuk dipenuhi. Sementara kondisi lingkungan Jakarta yang kian kritis dan memprihatinkan. Kualitas air sungai di Jakarta sebesar 96% masuk dalam kategori tercemar berat sehingga menjadi ancaman yang cukup serius untuk keperluan sanitasi. Tidak hanya itu, kondisi kualitas udara Jakarta perlu mendapatkan perhatian serius.


Pertimbangan mengenai pemerintahan dan penduduk yang terkonsentrasi di Pulau Jawa serta faktor lainnya, utamanya kondisi lingkungan, membuat Pemerintah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memberikan wacana untuk memindahkan ibu kota Indonesia di luar Pulau Jawa. Pemerataan pembangunan menjadi faktor penting yang perlu dikedepankan dalam rencana pemindahan ibu kota Indonesia.

Wacana pemindahan ibu kota baru jelas bukan tanpa dasar dan perhitungan yang jelas. Beberapa persyaratan mengenai kandidat ibu kota baru juga telah ditetapkan. Mulai dari lokasi, luas lahan, segi sosial, segi lingkungan dan ketersediaan air bersih, pertahanan dan keamanan, minim potensi bencana alam, serta keterjangkauan untuk investasi infrastruktur. Studi kelayakan juga sudah dilakukan di beberapa calon daerah ibu kota.


Apakah harapan #IbuKotaBaru untuk Indonesia?
Konsep ibu kota yang cerdas, sehat, dan asri jelas menjadi idaman setiap orang. Smart city menjadi konsep ideal perwujudan ibu kota baru Indonesia yang lebih berdaya dari segi lingkungan (smart environment), ekonomi (smart economy), dan juga sosial (smart social) dengan integrasi penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Tiga komponen utama dalam perwujudan smart city menjadi harapan besar yang bisa diwujudkan untuk ibu kota baru Indonesia.

1. Smart Environment untuk pengelolaan lingkungan berkelanjutan
Smart environment tersusun dari beberapa komponen, yaitu energi, air, ruang terbuka hijau, transportasi umum, pengolahan limbah serta pengelolaan sampah. Penggunaan sumber energi terbarukan bisa dimasukkan dalam rencana pembangunan ibu kota jangka panjang. Water sensitive city menjadi harapan besar untuk bisa  diwujudkan supaya ibu kota baru memiliki ketahanan terhadap air. Ketahanan air diwujudkan mulai dari pemenuhan air bersih dengan sistem penyaluran air bersih dan air buangan yang terkontrol dengan baik. Integrasi pemanfaatan air hujan serta pengurangan limpasan (run off) dengan konsep zonasi juga mendukung ketahanan air sehingga ketika musim hujan tidak banjir dan ketika musim kemarau tidak kekeringan.

Ketersediaan ruang terbuka hijau sangat mendukung potensi resapan air. Luasnya trotoar untuk pejalan kaki dan jalur khusus sepeda sangat mendukung konsep smart environment. Perlu diperhatikan pula pengembangan pengelolaan limbah hemat energi serta pengelolaan sampah yang terintegrasi. Memaksimalan sistem transportasi umum juga jadi solusi mengurangi kemacetan lalu lintas yang secara tidak langsung mengurangi polusi udara.

2. Smart economy untuk mendukung pembangunan ekonomi
Beberapa faktor pendukung terwujudnya smart economy adalah pelatihan sistematis untuk peningkatan keahlian dan keterampilan masyarakat, media berinovasi dan berkreasi untuk menghasilkan produk barang dan jasa yang berkualitas, dan perwujudan green industry untuk mendukung konsep smart environment. Selain itu, gerakan mendukung produk buatan lokal juga perlu digalakan untuk membangun masyarakat ekonomi  mandiri.

3. Smart society meningkatkan kesejahteraan sosial di era Revolusi Industri 4.0
Terwujudnya smart city tentu memerlukan kontribusi dari semua pihak, utamanya masyarakat yang cerdas juga dalam memanfaatkan dan mendukung terciptanya layanan yang bermanfaat. Perwujudan smart society ini didukung dengan pemerintah yang transparan, infrastruktur yang memadai, serta kemudahan akses masyarakat ke berbagai layanan misalnya dengan media online. Smart society pun juga dapat diwujudkan dengan layanan kesehatan terintegrasi yang memadai, layanan umum yang mudah dijangkau masyarakat, serta layanan untuk keamanan dan keselamatan. 

Apakah bisa terwujud harapan-harapan untuk #IbuKotaBaru?   
99.99% jelas bisa terwujud dengan syarat dan ketentuan berlaku. Pertama, komitmen dari semua pihak mulai dari pemerintah, instansi pendidikan, industri dan masyarakat untuk mewujudkan target yang ditetapkan. Kedua, kepercayaan semua pihak pada pemerintah selaku pelaksana dengan terus memantau progress pemindahan ibu kota baru. 
Pemerintah melalui Bappenas juga harus transparan pada pihak-pihak pendukung pembangunan dalam pemindahan ibu kota baru. Integritas dan sinergitas menjadi akar pokok yang perlu diterapkan dalam perwujudan target besar dan harapan-harapan untuk ibu kota baru Indonesia yang lebih cerdas dan berdaya saing global. Jadi, sudah siapkah mewujudkan harapan-harapan untuk #IbuKotaBaru Indonesia? Salam pembangunan!


Total kata: 
799 kata

Referensi:
  • Supangkat, S.S. (2016). Tantangan dan Peluang pembangunan Smart City, Smart City and Community Innovation Centre ITB, jababekaexpo_2016.pdt.12/05/2017
  • Hattum. Tim Van, Maaike Blauw, Marina Bergen Jensen, and Karianne de Bruin. (2016). Towards Water Smart Cities, Climate Adaptation is a huge Opportunity to Improve the Quality of Life in Cities.University of Research, Wageningen
  • Badan Pusat Statistik (BPS), 2017
  • KementerianPPN/Bappenas
  • databoks.katadata.co.id
  • nationalgeographic.grid.id
  • kompas.com
  • BBC.com
  • tirto.id

Sunday, August 11, 2019

5 Tips Andalan Memilih Jersey yang Berkualitas

Masa putih biru jadi masa-masa cukup nano-nano bagi saya. Saat itu pernah sangat suka dengan drama korea sampai jadi penggila sepak bola. Entahlah mungkin karena sedang musimnya, atau masa-masa pencarian jati diri hingga bisa sesuka itu dengan dua hal yang jauh dari kehidupan saya sekarang ini. 
Mau beli Jersey berkualitas unggulan? Yuk simak tipsnya ~ (credit foto: amazon.com)
Ngomong-ngomong soal sepak bola, saya dulu jadi fans berat Bambang Pamungkas. Selalu setiap Persija Jakarta main wajib nonton apapun yang terjadi entah banyak tugas, ulangan atau bahkan ujian akhis sekolah. Tak hanya persija, saya juga suka Barcelona sampai bela-belain nabung untuk beli jersey ๐Ÿ˜…

Maklum jaman itu masih awam mengenai jersey yg good quality sama enggak, asalkan jersey dan ada Barca plus Lionel Messi langsung deh beli. Asalkan harga sesuai dengan uang tabungan yang telah saya perjuangkan. Nah, biar tidak asal beli berikut ini beberapa tips untuk membeli jersey yang berkualitas. Yuk simak tipsnya. 

1. Kenali macam jersey yang ingin dibeli
Banyak macam jersey yang dijual di Indonesia. Mulai dari harga yang murah, menengah hingga jutaan rupiah dengan tipe yang berbeda-beda pula. Mulai dari KW 3 dengan kualitas paling rendah dan harga termurah, lalu KW 2, KW 1, KW Super, Grade Ori hingga Player Issue dengan harga fantastis sehingga butuh merogoh kocek yang cukup dalam. Player Issue merupakan kualitas terbaik dengan detail kemiripan hingga 99% dari jersey asli yang digunakan oleh pemain. Detail sablon, tag, hingga bahan yang digunakan dari kualitas unggulan.

2. Perhatikan kualitas bahan
Penting sekali memilih jersey dengan bahan yang nyaman untuk dipakai. Bahan-bahan terbaik yang direkomendasikan untuk membuat jersey adalah drifit, wafer, climacool, paragon, microfiber. Pilih bahan yang bisa ternyaman, halus dan jahitan yang rapi.

3. Perhatikan detail jersey yang hendak dibeli
Lebih detail, lebih bagus. Apalagi kalau bisa memiliki detail yang hampir sama dengan jersey pemain aslinya. Beberapa detail yang perlu diperhatikan adalah sablon, barcode, tag, dan logo. Sablon yang halus, timbul dan detail yang rapat merupakan pilihan terbaik. Barcode pada tag juga terdapat pada beberapa jenis jersey. Usahakan untuk memilih jersey dengan jahitan logo authentic yang rapi. 

4. Sesuaikan dengan budget
Ada harga jelas ada kualitas, tapi dengan harga terjangkau dan pemilihan yang tepat bisa mendapatkan kaos jersey yang bagus juga.  Jenis jersey player issue original memiliki harga paling mahal yang melambung tinggi. Perlu budget berjuta-juta untuk mendapatkan produk jersey paling berkualitas ini. Kisaran harga bahkan ada yang mencapai 3.77 juta. Untuk  kualitas grade ori dengan kualitas hampir sama hingga 95% dapat didapatkan dengan harga menengah kisaran 600 hingga 1 juta rupiah. Sebelum membeli jersey pastikan dan sesuaikan dengan budget yak, biar sesuai dengan anggaran dan hati pun senang.

5. Beli jersey di toko terpercaya
Nah untuk memudahkan proses pemilihan, bisa beli jersey di toko yang sudah terpercaya supaya kualitasnya pun benar-benar terpercaya, tidak abal-abal. Harus selektif ya supaya tidak tertipu dan menyesal di kemudian harinya.

Bikin jersey futsal custom berkualitas dengan harga terjangkau (credit foto: jerseykita.com)
Oiya, asiknya saat ini bisa juga bikin jersey bola ataupun jersey futsal dengan kualitas andalan dan harga terjangkau. Apalagi sekarang ini futsal jadi olahraga yang banyak digemari kalangan anak muda, termasuk adek saya sendiri. Nah pastikan juga saat bikin jersey futsal harus selektif dan bisa pesan di toko terpercaya supaya tetap mendapatkan kualitas unggulan dengan harga terjangkau. Be selective and get your own jersey futsal. Jadi pengen bikin juga nih Lucy #13, nabung dulu ah. Semoga bermanfaat ya tipsnya, sekian ~

Tuesday, August 6, 2019

Indah yang Dinanti di Dadaepo Beach

Senja, senang rasanya ketika bisa menikmati sepenuhnya. Menatap lekat-lekat langit, menutup mata dan membayangkan orang orang terkasih juga menyaksikan indah yang sama. Indah yang selalu dinanti banyak orang setiap harinya, penutup hari yang begitu istimewa. Menanti senja menjadi momen paling favorit sampai saat ini. Healing dan #metime terbaik dengan langit. Kadang ingin sepenuhnya menikmati sendiri. Sejenak menjaga jarak, introspeksi agar lebih paham dengan mau diri. 

Baca juga: 
Menikmati Pesona Pantai Eksotis di Busan 

Dadaepo jadi pantai paling direkomendasikan untuk menikmati senja, setelah senja yang juga begitu istimewa bisa dinikmati di marine city rasanya Dadaepo masih jadi favorit saya sejauh ini. Deburan ombak dan semilir angin pantai begitu menyenangkan. Rasanya masalah dan penat bisa hilang sejenak. Sejenak sampai senja sempurna dipeluk malam. Haha singkat ya :"

Istimewanya senja di Marine City, Busan (credits: luckycaesar.com)
Perjalanan dari PNU ke Dadaepo memakan waktu yang cukup lama karena dari ujung ke ujung. Hampir dua setengah jam lebih Lama ya :" Iya soalnya sebelumnya mampir dulu ke Masjid Hidayatullah dan juga Jangnim Harbor.  Pertama kalinya mampir ke masjid selain di dusil dan gimhae. Setelah selesai Ashar kami melanjutkan perjalanan ke destinasi pertama. Indahnya senja tipis-tipis bisa dinikmati di port yang banyak dihiasi ruko warna-warni. Bagus untuk difoto, jadi ingat Gamcheon culture village. Mirip-mirip di Jodipan dan Kenjeran. Jadi rindu malang sama surabaya nih :"





Untuk mencapai Jangnim Harbor a.k.a Jangnim Port bisa menggunakan subway turun di Sinpyeong Station ( line 1) exit 5. Lalu lanjut dengan No. 3-1 dan turun di Pongjo Food (ํ’์กฐ์‹ํ’ˆ) bus stop. Nah karena tidak fokus kami lupa untuk turun di stop line yang ditunjukkan (eh bukan kami sih, saya mah kalau jalan bareng ikut komando dari mas hani atau mas yoga wkwkw). Well, akhirnya kami memutuskan untuk naik taxi berlima haha untung si om baik. Hemat gais, 3300 won.




Sesampainya di first stop (Jangnim Harbor) langsung foto-foto. Gen jaman now begini :" tenang, saya menikmati panas sempurna bikin keringetan semua. Jadi kumus-kumus juga kalau difoto :" Untunglah bagusnya foto jarak jauh supaya warna-warni ruko dan estetika bangunan yang begitu apik bisa terlihat lebih jelas. Foto siluet dan senja juga lebih indah dibanding foto selfie yang penuh keringat haha.



Setelah puas foto, kami menuju ke Pantai Dadaepo hanya sekitar 10-15 menit ditempuh dengan mini bus 3-1. Hanya satu bis itu kalau gak salah, jadi harus nunggu dan jangan sampai kelewatan. Dari kejauhan tampat birunya laut dengan cahaya mentari berpendar keemasan. Begitu cantik.

Kami memutuskan turun dan berjalan di jalan kayu sembari menikmati momen menanti senja yang begitu langka. Iya langka karena bersyukur banget bisa main weekend. Eh yang benar-benar weekend hanyalah hari Ahad karena sabtunya masih harus pergi ke lab. Jadi biasanya tiap Ahad rehat di kosan, maklum raga sering ngamuk akhir-akhir ini kelelahan.




Menanti senja di Dadaepo sungguh istimewa, kalau ndak percaya ayok coba hehe. Dimana saja sebenarnya senja memberikan tempat istimewa tersendiri di hati. Senja menjadi pertanda, apapun yang terjadi hari ini banyak hal yang harus disyukuri.

Tidak setiap hari jadi hari terbaik, sebaik yang kamu harapkan. Pun mungkin tidak sehebat yang kamu bayangkan. Kadang ada hari yang begitu menguras emosi. Ada juga hari yang bahkan kamu tidak ingin melewatinya. Tumpukan deadline, menghadap prof, atau bahkan bertemu dia dari masa lalu #ehkok.



Terlepas hari yang melelahkan dan penuh ujian, selalu ada banyak hal yang wajib disyukuri setiap harinya. Sehat yang diberikan tanpa syarat oleh Allah, nikmat iman yang sampai saat ini senantiasa tertanam dalam hati, keluarga yang sehat bahagia, termasuk kesempatan menikmati bergantinya hari dengan ikhlas. 

Percayalah dengan bersyukur semua akan tetap dan selalu baik-baik saja. All is well, everyday will pass, tenang. Tapi jangan lupa usahakan sebaik mungkin untuk menjalaninya. This too will pass, rencana Allah adalah yang terbaik. Allah selalu memberikan apa yang kamu butuhkan bukan apa yang kamu harapkan ♥️ Selamat menanti senja besok! 

Wednesday, July 31, 2019

Bahan-bahan Alami Untuk Menyembuhkan Penyakit Demam Berdarah

Penyakit demam berdarah (DBD) merupakan penyakit yang berbahaya terutama jika dialami oleh anak-anak. Jadi teringat kalau sekitar tiga minggu yang lalu, ponakan kesayangan saya harus mengalami perawatan intensif di rumah sakit karena positive demam berdarah. Nah, untuk mengatasi demam berdarah, biasanya kita melakukan konsultasi ke dokter agar tidak salah langkah dan mendapatkan penanganan intensif. Namun, tahukah kamu  kalau sebenarnya ada beberapa obat demam berdarah yang bisa diterapkan pada anak selain untuk sekadar mengatasi sakit kepala berat

Rasanya belum banyak yang tahu ya, saya pribadipun juga baru tau akhir-akhir ini.  Bahan-bahan alami bisa dimanfaatkan agar demam berdarah yang menyerang pada anak bisa segera pergi. Berikut ini contoh dua bahan alami yang ampuh menyembuhkan penyakit demam berdarah, yuk check it out ~
Echinacea
Echinacea adalah salah satu tanaman herbal yang banyak digunakan oleh orang-orang di sekitar Amerika Utara. Tanaman ini dipercaya mampu mengobati demam dan flu secara alami. Kemampuan Echinacea untuk mengatasi demam dan flu tentu tidak hadir begitu saja. Kemampuan Echinacea dalam memicu produksi protein dan interferon tambahan membantu tubuh untuk bereaksi dan melawan bakteri dan virus DBD. Echinacea sangat cocok untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh sang anak karena berguna dalam mengoptimalkan sel darah putih yang bisa bekerja melawan virus DBD di dalam tubuh.

(credit photo: shaman.co.nz)
Angkak
Angkak merupakan salah satu makanan alami yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi demam berdarah pada anak. Angkak adalah salah satu jenis beras merah yang difermentasi bersama ragi. Pemberian angkak kepada anak-anak dipercaya mampu meningkatkan kadar trombosit dalam darah yang rendah. 

Angkak, salah satu jenis beras merah dengan khasiat khusus ~
Saat mengalami DBD, kadar trombosit anak-anak dalam jumlah yang rendah. Ketika trombosit semakin rendah, maka kondisi kesehatan sang anak juga akan semakin menurun. Agar dapat segera pulih, pemberian angkak dapat menjadi salah satu solusi alami untuk meningkatkan kadar trombosit dalam tubuh anak. Sehingga besar kemungkinan kondisi anak bisa lebih cepat sembuh dari penyakit DBD yang menyerang.

Itulah dua bahan yang ampuh untuk mengatasi demam berdarah pada anak. Selain kedua bahan tersebut, juga sangat perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan obat yang terbaik. Sehingga tidak ada salah langkah dalam menyembuhkan penyakit yang diderita oleh anak serta tidak gegabah dalam memberikan obatpusing tujuh keliling kepada anak. Jadi harus tetap cerdas, siaga dan waspada ya. Stay healthy everyone ~

Saturday, July 27, 2019

I do love traditional cookies, don't you?

Nowadays, abundant products are made from several preservatives that cause serious problems for health. These dangerous ingredients can be easily found in candies, snacks, cakes, and cookies. Do not get worried since not all foods contain food colorings, yet in order to distinguish the good and the bad one is quite challenging. You have to equip yourself with good knowledge so you will not be mistaken. What can you do? Yap, as a recommendation, you can choose traditional cookies and Danisa traditional butter cookies at the top of the list. 

My lovely Danisa traditional butter cookies ~ (credit photo: www.flickr.com)

I do love cookies. So much, like a lot. I bet cookies become everyone’s best friend. Yes, I did, since I was a child.  Enjoying the Danisa traditional butter cookies is a great idea. Seeing that this traditional butter cookie is not made of the mentioned dangerous ingredients, so it is exceptionally safe when consuming the good number of the cookies. Then, dealing with the question of why it should be traditional cookies? Yap, because I love it. lol. The next question comes up, why do I love traditional cookies?

Traditional is associated with something old-fashioned thing, isn’t it? Well, traditional does not always bring bad perception, yet it has two profound meanings.

1. It is about the legacy of the old generation
When you come to the decision for choosing Danisa traditional butter cookies, you will not be considered to be an old-fashioned person, yet it refers to the legacy. People should reserve because legacy means everything. Moreover, the traditional cookies always preserve the original taste and flavor.

It's a legacy! (credit photo: www.flickr.com)
2. Traditional means less synthetic food colors
If the Danisa traditional butter cookies are compared to the modern cookies which sold in the stores, you will know that most cookies with the new brand are always made of the finest ingredients with some preservatives. The role of preservatives may harm your health, thus you have to be aware of it.

Danisa traditional butter cookies are the best option when you want to enjoy the luscious taste of traditional cookies. These butter cookies are not made of artificial ingredients and colors, so relax it will not put your life in danger. If you do need to give your friend a gift or want to celebrate special moments, you can take the advantages of this Danisa traditional butter cookies as remarkable presents. Danisa traditional butter cookies are the best choice ever! Give it try ~

Give it a try for a luscious taste of traditional cookies ~ (credit photo: www.royaldanisa.com)
COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES