Tuesday, July 9, 2019

우리봉사단, 화평! ❤

Jenuh dan penat. Rutinitas lab yang tanpa ada akhir meskipun sudah selesai sidang, maklumlah bekerja dengan orang korea haruslah punya mental yang tangguh tanpa henti #pastikuatkok. Jangan harap bisa sejenak rehat, beragam pekerjaan dari proyek baru mengenai membran sudah terpampang jelas di depan mata. Lab-life baru bisa berakhir setelah leaving for good ke tanah air. Namun sebenarnya ada banyak cara membunuh kebosanan termasuk salah satunya mengikuti kegiatan volunteering. 

우리봉사단, 화평!  #bestteam4
Hampir 2 tahun ini rasanya tidak pernah mengikuti kegiatan-kegiatan volunteering di sini. Pertama, karena terkungkung kehidupan lab. Kedua, minim informasi dalam bahasa Inggris untuk kegiatan volunteering lokal. Ada informasipun pasti dalam bahasa korea yang membuat saya jiper duluan buat gabung. Padahal juga belum dicoba, dasar tipe overthinker yang terlalu over #parahya.

Beruntungnya saya kali ini ada lab mate dan kebetulan teman setim dan sebangku yang menginfokan ada kegiatan volunteering bersih-bersih daerah sekitaran pantai Gwangalli akhir pekan bulan Juni (30 Juni ’19). Bahagianya saya akhirnya setelah sekian lama rindu kegiatan yang berbau-bau lingkungkan dan berbaur dengan masyarakat lokal.

Cerahnya langit 30 Juni lalu ~ 

30 Juni 2019 – What a nice day ~
Selamat hari lahir adek gembul (eh salah fokus) (Baca juga: Bahagianya Tumbuh Dewasa Bersama). Weekend yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, biasanya rutinitas weekend akhir-akhir ini hanya lembur ngelab ngejar untuk data proyek yang baru sampe malem terus minggunya memilih rehat total di kosan #kokjadicurhat Raga akhir-akhir ini kurang bisa diajak kerjasama, kalau jalan-jalan pasti nanti akhirnya tepar. Tapi untuk kegiatan volunteering kali ini udah booking jadwal jauh-jauh hari and it was so great. Lelah sih pasti, kan normal manusia :) 

Sebelum hari H, panitia우리봉사단(uri bongsadan) sudah membuat grup chat di kkaotalk dan saya masuk dalam grup 4. Satu tim beranggotakan 8-9 orang. Baiklah bisa bertemu banyak orang baru, Alhamdulillah, semoga bisa mingle dengan cepat karena kadang jadi tipe yang introvert kalau kondisi tidak menyenangkan.  Sebelum hari H pun dibagikan form untuk mengetahui data diri dan motivasi diri mengikuti kegiatan volunteering bersama우리봉사단. Anyway, cukup terstruktur dan koordinasi yang baik meskipun saya satu-satunya foreigner yang ikutan tapi alhamdulillah semua menyambut dengan sangat baik.

Saya dan yeonju (lab mate dan juga anggota dari우리봉사단) berangkat bersama dari PNU subway station sekitar pukul 8.10 KST. Perjalanan dari PNU ke Gwanggalli sekitar 40-45 menit dengan menggunakan subway. Meeting point acara volunteering kali ini di Gwanggalli station Exit 2 untuk briefing dan pembagian alat-alat kebersihan.

Sesampainya di meeting point sudah ramai dengan volunteer yang saling bercengkerama. Setelah beberapa menit menunggu akhirnya kami berkumpul berdasarkan tim masing-masing. Tim saya termasuk yang ramah foreigner rasanya. Oiya, banyak anak korea yang tidak percaya diri ngobrol pakai bahasa inggris jadi kebanyakan enggan diajak ngobrol karena malu atau emang susah buat ngobrolnya. Beruntung sekali, tim saya, banyak yang pernah tinggal di luar negeri jadi tidak malu-malu ngobrol dengan bahasa inggris. Ada satu dua orang saja, bisalah saya belepotan ngobrol dengan baca inggris campur korea (konglish gitu ya, lol).

Cheers ~
Bagaimana awal mula terbentuknya우리봉사단?
Oiya sebelumnya ketua 우리봉사단 juga menjelaskan sejarah terbentuknya grup volunteering ini. Pertama, jadi sebenarnya tidak ada volunteer atau 봉사 sebelumnya. Namun, pernahkah terpikir kenapa secara sukarela mau membantu tanpa ada pamrih sekalipun, seperti ibu yang dengan senang hati dan tulus merawat anaknya, atau kemudahan lain yang sering kita dapatkan bahkan tanpa kita minta sekalipun. Dari semua hal yang bisa kita nikmati sekarang, sama sekali tidak ada yang bisa kita peroleh tanpa bantuan orang lain. Jadi sebagai wujud terima kasih, menjadi volunteer adalah sebagai jalan membagikan apa yang kita miliki dan bisa kita lakukan untuk orang lain. Volunteer bukanlah sebuah layanan atau hal yang baik tapi menjadi hal yang wajar untuk dilakukan.  

Kedua, intinya satu orang yang berjiwa volunteer lebih baik dalam membuat perubahan di dunia daripada 10 orang biasa. Sebenarnya menjadi volunteer juga kepuasan batin tersendiri, bisa memberikan manfaat ke sekitar menjadi hal besar yang patut untuk disyukuri. Selanjutnya, saat perkenalan우리봉사단 lebih baik mengucapkan 만나서 감사합니다 (mannaseo gamsahabnida) daripada 만나서 반갑습니다 (mannaseo bangabseubnida) yang berarti terima kasih telah bertemu denganmu. Terakhir, jargon dari 우리봉사단 adalah 화평! (hwapyeong!) yang berarti satu tempat yang penuh cinta, kedamaian dan kebahagiaan.

Pembagian dan rute bersih-bersih.
Tim 4 siap bersih-bersih! 우리봉사단, 화평!
Setelah berkenalan, kami bergegas membagi peralatan bersih-bersih. Simple hanya butuh capita tau sarung tangan dan karung sampah. Alright, penjelajahan bersih-bersih tim 4 segera dimulai! Peta pun sudah dibagikan dan kami mulai fokus dengan membersihkan sekitar dari sampah-sampah yang dibuang tidak pada tempatnya.


Paling sebel dan paling banyak ditemukan adalah puntung rokok TT I hate smokers. Haha, tapi emang tidak bertanggung jawab, banyak banget puntung rokok yang dikumpulkan. Semoga para perokok bisa cepat sadar kalau dengan merokok sudah menjadi bentuk merugikan diri sendiri dan juga orang lain (perokok pasif itu kasihan banget, akunih perokok pasif sebel kan :’|) belum lagi kalau puntung rokoknya dibuang sembarangan kan bikin lingkungan kotor yang jelas merusak keindahan.


Fakta yang ada, puntung rokok ini juga susah diolahnya. Filter rokok yang terbuat dari selulosa asetat tidak bisa terdegradasi dalam kurun waktu yang singkat, butuh setidaknya 10 tahun. Jadi bisa dibayangkan sendiri, liatnya aja sedih dan gregetan :”

Berpose paling unik untuk foto challenge ~
Well, setelah sekitar satu jam berjalan mengikuti rute dan mengambil sampah di sepanjang jalan akhirnya sampai juga di finish point. Dapat es krim pisang, Alhamdulillah pas banget lagi summer gini.


Setelah selesai menikmati es krim mirip-mirip es wawan tapi rasa pisang, sambil menikmati hembusan angin laut dan suara ombak yang menenangkan (emang healing place banget begini), kami siap-siap berfoto untuk memenuhi challenge tim foto paling unik. Beginilaah jadinya, wkwkw ~


Membuat poster ajakan peduli pada lingkungan sekitar
Acara selanjutnya adalah membuat poster di papan kayu mengenai ajakan membuang sampah pada tempatnya. Refreshing time banget, lama juga tidak main corat-coret begini hahaha lab terus sih yaa #rotfl. Jadilah saya menggambar jinny dengan ekspresi super shock karena banyak sampah berceceran tidak pada tempatnya.  Kegiatan yang begitu menyenangkan. Alhamdulillah ~




Selepas membuat poster, lanjut dengan makan siang dan bertukar kesan-pesan. Makan siang edisi summer yang paling disukai orang korea adalah mie dicampur es a.k.a 밀면 (mul milmyeon). Aneh sih bagi saya mie dikasih es begitu. Tidak ada pilihan lain, akhirnya saya memutuskan비빔밀면 (bibim milmyoen) tanpa ayam atau daging apapun jadi hanya sayur, telur rebus dan mie. Oiya, bedanya bibim milmyeon ini hanya tanpa air saja dan rasanya lebih pas di lidah saya sih. Dinginnya juga tidak terlalu. 

Seporsi ukuran besar begini seharga 3500 - 4500 won. Dijamin kenyang deh ~ (kalau dari porsi menurut saya lebih dari kenyang). Ohiya, agak pedas ya tapi mantap kok pedasnya. Pedas level SD kalau kata yang doyan pedas hehe. Dua jenis mie ini wajib dicoba ya apalagi pas summer, denger-denger juga ini khas Busan. Jadi wajib di list makanan yang harus dicoba. Pas musim lain juga enak-enak aja buat disantap kok, jadi yuk mari main ke Busan! ~

비빔밀면 (bibim milmyoen)
밀면 (mul milmyeon)

Selepas kenyang dan kesan-pesan ramah tamah selesai, tiap tim kembali ke rute saat bersih-bersih dan menempelkan poster-poster yang telah dibuat. Yei ~ Gak sabar ikut kegiatan volunteering selanjutnya, semoga kesibukan lab tidak makin padat, aamiin. 



Sekian cerita seru-seruan sekaligus pengalaman pertama jadi volunteer setelah cukup lama tinggal di busan, jadi kesimpulannya ayas kebanyakan ngelab dan kurang main! 우리봉사단, 화평 ❤

6 comments:

  1. Keren banget sih ka bisa berbaur sama org asing 😍

    ReplyDelete
  2. Seru ya bisa jalan-jalan main ke korea. Sambil belajar pula di sana. :)

    ReplyDelete
  3. salut dengan vara volunteer apalagi di luar negeri

    ReplyDelete
  4. mantappp,,,,blog kontemplasi....

    ReplyDelete
  5. Semoga sukses dengan lab-nya ya. Jadi volunteer banyak manfaatnya, nggak cuma membantu orang tapi juga kenalan dengan orang baru.

    ReplyDelete
  6. Aku juga benci perokok.
    Mereka tu kelompok orang2 egois.
    Mikirin dirinya sendiri.
    Bikin diri sendiri nyaman,
    tapi yg hisap asap rokok mereka..
    kan bisa kena resiko lebih bahaya lagi.
    Udah gitu emang kebanyakan buang
    puntungnya sembarangan.
    Pengen tak sundut pantate...

    ReplyDelete

COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES