Showing posts with label #lombablogdumet. Show all posts
Showing posts with label #lombablogdumet. Show all posts

Thursday, February 21, 2019

Maksimalkan Potensi Diri dengan Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler

Live to the max! Rasanya sudah menjadi tag line yang mendarah daging bahkan sejak duduk di bangku sekolah dasar. Tidak bisa diam dan begitu antusias melakukan hal-hal yang disukai. Refreshing sejenak dari kesibukan PR ataupun tugas-tugas kelompok di sekolah. Mengerjakan hobi, sesuatu yang tidak pernah bosan kita melakukannya. Bahagia rasanya hidup mengikuti passion.

Bahagianya terpilih untuk Mural painting di Gedung Sampoerna Strategic Square, Jakarta saat masa SMA
(credits: www.luckycaesar.com)
Sejak sekolah dasar, saya sudah mendapatkan privilege atau hak istimewa dari Ayah dan Ibu untuk bisa bebas menyalurkan hobi dengan mengikuti beberapa kegiatan non-formal yang ada di luar sekolah. Kegiatan non-formal atau sering kita menyebutnya dengan kegiatan ekstrakurikuler ini menjadi sarana untuk menyalurkan sekaligus mengasah hobi yang ketika ditekuni bisa menjelma menjadi bakat istimewa. Do what you love and love what you do, memang umumnya bakat lekat dengan kemampuan bawaan dari lahir. Namun dengan mengasah kemampuan dan secara tekun melatihnya lama-kelamaan bisa mahir di bidang tersebut.

Baca juga:

Sejenak saya ingin berbagi sekelumit cerita mengenai jejak hidup saya mengikuti passion dan mengembangkan hobi sejak duduk di bangku sekolah dasar hingga sekarang. Rasanya saya selalu suka mengikuti banyak kegiatan sedari kecil, berimbang antara kegiatan formal dan non-formal. Berusaha menyeimbangkan antara aktivitas akademik dan non-akademik, jadilah saya tidak pernah terlepas dari beragam kegiatan ekstrakurikuler. Yap, menjadi kegiatan penghilang penat yang begitu menyenangkan bagi saya. 

Perlukah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler?
Jawabannya, tentu PERLU, dengan capslock, bold, dan underline. Masa iya mau melewatkan banyak hal positif?

Yuk, yuk maksimalkan potensi diri dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler ~ 

Yap, mengingat banyak sekali hal positif yang diberikan, bisa digarisbawahi bahwa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sangat penting untuk menunjang masa depan, terutama dalam hal memaksimalkan potensi diri. Kegiatan ekstrakurikuler yang notabene merupakan pendidikan di luar kegiatan akademik sekolah juga bisa menyeimbangkan antara kemampuan otak kiri (akademik) dan otak kanan (non-akademik).

Seni menjadi teman penghilang kebosanan

Saya terlahir bukan dari keluarga seni, namun saya suka corat-coret dan mewarnai. Saat duduk di bangku sekolah dasar, rasanya beruntung sekali punya teman dekat yang begitu mahir di bidang seni. Darinya belajar banyak hal bagaimana mewarnai dengan gradasi yang baik, sama-sama ikut ekstrakurikuler seni, pun selalu bersama ikut lomba mewarnai. Tidak selalu menang, namun rasanya puas ketika melakukan hobi ang diapresiasi. Melalui kegiatan ekstrakurikuler kemampuan mewarnai dan melukis jadi jauh lebih baik. Kesempatan untuk mengembangkan diri juga terbuka lebar.

Kostum kreasi daur ulang sampah plastik (credits: www.luckycaesar.com)
Tidak hanya mengikuti ekstrakurikuler seni lukis, saya pun ikut ekstrakurikuler drumband. Awalnya penasaran dan ingin mencoba hal baru, nyatanya ketagihan dan sampai sekarang masih jadi kenangan yang tidak terlupakan. Saat itu, saya bahagia mendapat bagian paling depan memainkan senar drum. Tak hanya itu, saat bangku SMA saya beserta teman dalam kegiatan ekstrakurikuler seni juga menjuarai lomba daur ulang dari sampah plastik tingkat Provinsi. Betapa beruntungnya bisa tergabung  dalam circle  pergaulan dengan passion dan hobi yang sama ~

Indahnya berbagi dengan adik-adik di SDN Sawojajar 3 mengenai kreasi daur ulang sampah kertas dan plastik
(credits: www.luckycaesar.com)
Dunia jurnalistik dan bahagianya bermain kata

Berlanjut ke jenjang sekolah menengah, saya masih tetap mengikuti ekstrakurikuler seni. Seni rasanya selalu jadi pelarian paling ampuh dari segala kepenatan bidang akademik yang tidak ada habisnya. Semacam oasis yang begitu menyenangkan dan menenangkan.

Melukis Labirin Perjuangan saat SMA (credits: www.luckycaesar.com)
Selain esktrakurikuler seni, saya juga mengikuti ekstrakurikuler jurnalistik. Tergabung dalam editor dan kreator majalah dinding serta majalah cetak sekolah membuat saya makin bebas mengreasikan semua ide yang berlari-lari di otak. Pun bahagianya bisa mengkombinasikan dengan seni, membuat ilustrasi ataupun kreasi unik menghias majalah dinding. Saya pun juga secara otodidak belajar membuat desain grafis menggunakan Corel Draw ataupun Photoshop. Pernah juga ikut kursus desain secara online.

Baca juga:

Beruntungnya jaman sekarang yang penuh dengan generasi milenial sangat difasilitasi dengan tersedianya beragam lembaga ilmu untuk mengasah skill dan memaksimalkan potensi diri yang dimiliki. DUMET School adalah salah satu lembaga kursus pilihan diantara banyaknya lembaga kursus yang sudah terbukti kualitasnya. DUMET School merupakan lembaga kursus mulai dari desain grafis, website, digital marketing, video editing serta mobile apps. Banyak program khusus lainnya lho, bisa langsung ke websitenya ya ~
Inhouse training DUMET School PT. Perusahaan Listrik Negara (credits: DUMET School)
Banyak sekali promo menarik yang ditawarkan oleh DUMET School. Kualitasnya pun sudah terbukti melalui karya-karya murid yang belajar di DUMET School. DUMET School juga pernah memberikan pelatihan untuk website dan desain grafis di Badiklat Kementerian Pertahanan dan inhouse training untuk karyawan PT. Perusahaan Listrik Negara. Selain itu, DUMET School juga melakukan pelatihan mengenai Adobe Ilustrator untuk mahasiswa-mahasiswa di Universitas Nasional, Jakarta. Kalau mau kepo bisa langsung lihat ke instagram, facebook, ataupun youtube mengenai testimoni murid-murid DUMET School.

DUMET School bisa menjadi tempat belajar pilihan untuk menimba pendidikan non formal di luar sekolah. Tetunya menjadi sarana terbaik memaksimalkan potensi diri. Kedepannya saya ingin sekali bisa menguasai banyak hal dalam utak-atik website. Belajar motion graphic sepertinya juga menarik. Bisa nih, DUMET School jadi pilihan, asikkk ~

Testimoni Kursus Motion Graphic di DUMET School (credits: Youtube DUMET School)

Oiya, sebelumnya berkat ketekunan dan kegigihan mengikuti ekstrakurikuler majalah dinding a.k.a mading saya bisa beberapa kali menjuarai kompetisi di tingkat kota ataupun provinsi sebagai bonus ketekunan melatih hobi yang disuka sedari dulu. Pun ketika masa SMA bisa mengeksplore banyak potensi termasuk membuat maket rumah saat pelajaran seni. Sungguh banyak sekali pelajaran dan manfaat yang bisa saya petik dari mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.

Tugas Pelajaran Kesenian: Kreasi Maket Rumah (credits: www.luckycaesar.com)
Tim membuat maket rumah (credits: www.luckycaesar.com)
Asiknya bersosialisasi dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi

Memasuki bangku kuliah, saya bertekad untuk tidak mau menjadi mahasiswi kupu-kupu alias kuliah pulang – kuliah pulang. Akhirnya saya memutuskan untuk bergabung menjadi volunteer International Office ITS bagian divisi media informasi dan beberapa kali menjabat di bagian riset development dan dana untuk kegiatan di himpunan ataupun BEM ITS.

Belajar Batik bersama mahasiswi dari Shantou University Business School, China (credits: www.luckycaesar.com)
What a fun day ~ Asian Global Development Camp ITS and Shantou University Business School, China
(credits: www.luckycaesar.com)
Kegiatan non-formal untuk bangku kuliah rasanya lebih fleksible. Banyak sekali wadah untuk mengeksplore kemampuan diri, utamanya dalam bersosialisasi, meningkatkan kemampuan bekerja dalam tim serta yang lebih penting lagi kemampuan berkomunikasi. Yap, kemampuan berkomunikasi sangat mempengaruhi kemahiran negosiasi saat pengambilan keputusan ataupun penentuan ide yang akan diterapkan dalam proyek. 
Saat mengikuti ASEAN Youth Volunteer Program 2015 di Kamboja. Sedang melakukan sosialisasi mengenai cara mencuci tangan yang benar (credits: www.luckycaesar.com)
Membagikan sanitasi kit ke adik-adik di balai desa Krakor Village, Kamboja (credits: www.luckycaesar.com)
Kemampuan desain dan jurnalistik juga masih tetap terasah seiring menempati beberapa jabatan strategis di International Office, himpunan jurusan ataupun BEM. Wajib rasanya terus mengasah skill yang dimiliki sekaligus penyaluran hobi yang begitu menyenangkan. Pun saat ini saya masih berusaha aktif menulis dan desain untuk konten-konten di Kontemplasi Asa. Beberapa tulisan juga mendapatkan apresiasi, rasanya jadi semakin semangat menebar kebaikan dan kebermanfaatan melalui tulisan.

Baca juga:
Kontemplasi Asa #WritingAwards

Menjadi narablog terasa sangat bangga, bahagia dan menyenangkan. Nge-Blog menjadi kegiatan ekstrakurikuler sendiri bagi saya. Selain menyalurkan hobi, harapannya dari cerita dan informasi yang dibagikan bisa memberikan manfaat untuk para pembaca. Saya sempat menjadi pembicara dalam sharing session online melalui whatsapp grup mengenai memaksimalkan potensi waktu luang dengan Nge-Blog.

Baca juga:

Kemampuan desainpun masih terus dipakai untuk kepentingan di lab ataupun kegiatan non-lab. Saat ini saya tergabung sebagai anggota divisi media dan informasi di IMUSKA (Indonesian Muslim Student Society in Korea). Sesekali membuat desain poster untuk media sosial dan kalender edisi ramadhan, selalu menjadi kegiatan yang menyenangkan.

Kalender edisi Ramadhan IMUSKA (credits: www.luckycaesar.com) 
Poster memperingati Kemerdekaan Indonesia ~ (www.luckycaesar.com)
Sejenak meluangkan waktu untuk mengenali potensi diri rasanya penting sekali. Tidak melulu berpikir mengenai pendidikan formal di sekolah ataupun bangku kuliah. Kegiatan non-formal di luar sekolah bisa menjadi sarana paling tepat untuk memaksimalkan potensi diri yang dimiliki. Menjadi sarana menyalurkan hobi atau justru menjadi tempat pencarian jati diri. Terus semangat! Live this life passionately, live to the max! 

Friday, August 25, 2017

Merdeka dengan Teknologi: Asiknya Menekuni Bidang Desain Grafis

Keunikan desain grafis memberikan warna tersendiri pada postingan blog. Membuat para pembaca tentunya lebih tertarik dalam membaca cerita yang dibagikan. Pun sama halnya dengan para blogger menjadi lebih semangat untuk belajar serta mendalami desain grafis. Menyuguhkan postingan terbaik sehingga lebih menarik untuk dibaca serta dipahami. Belajar desain grafis adalah hal yang susah susah gampang bagi saya. Sembari merintis “rumah karya” saya di laman kontemplasi asa ini, saya memulai belajar desain grafis secara otodidak pada pertengahan tahun 2013.

Awal yang cukup menyenangkan. Saya belajar langsung dari tutorial yang ada di youtube dan juga membaca beberapa buku desain grafis secara langsung ataupun online. Setelah mempelajari tutorial dan membaca dengan seksama langkah-langkah yang ada, saya pun langsung memulai belajar desainnya. Terlalu banyak teori tanpa praktik tentu hasilnya tidak akan maksimal. Pun sama halnya dengan praktik tanpa tau teorinya terlebih dahulu jelas akan kebingungan sendiri. Berikut ini langkah-langkah yang saya lakukan saat mulai belajar desain grafis:

1.       Install software desain grafis di komputer atau laptop
Ini jelas langkah awal yang harus dilakukan sebelum mulai mengaplikasikan teori yang ada. Kalau saya pribadi menggunakan Corel draw. Oiya, banyak software desain lainnya lho seperti indesign, inkscape, adobe illustrator, photosop dan cinema juga. Saya masih newbie nih, jadi sementara ini masih mendalami Corel draw saja. Pastikan untuk software desainnya langsung dicrack ya, kalau trial hanya bertahan maksimal 30 hari saja.

Tampilan Mulai Mengoperasikan Software Corel Draw
2.       Mengenali fungsi – fungsi toolbox pada software desain
Langkah kedua ini penting sekali untuk dilakukan. Penting sekali untuk mengenail fungsi masing-masing toolbox yang ada agar desain menjadi lebih lancar dan tentunya lebih mudah. Tools yang ada bisa digunakan untuk modifikasi bentuk-bentuk yang diinginkan. Semakin terlatih menggunakan tools yang ada maka proses desain grafis pun jadi lebih mudah.


3.     Mulai membuat objek yang sederhana atau mengkreasikan font tulisan dengan warna yang apik
Tahap belajar desain tentu dimulai dari tahap yang mudah berlanjut ke tahap sedang hingga ke rumit. Bisa karena terbiasa jadi slogan yang tepat saat belajar desain grafis utamanya untuk para pemula. Kreasi font tulisan juga menambah apik desain grafis yang dibuat apalagi ditambah dengan pemilihan warna yang apik.

Contoh Desain Grafis Sederhana

4.       Bersabar dan terus berlatih
Lastly, langkah terkahir yang harus diterapkan agar bisa jago dalam desain grafis. Harus sabar dalam menjalani proses pembelajaran yang ada serta tentunya terus berlatih agar desain yang dihasilkan makin pro. Sederhananya bagi saya, desain yang simple dan bisa memberikan kemudahan dalam memahami artikel untuk pembaca sudah cukup. Tapi tentunya simple dan menarik juga butuh latihan terus ya 😊

Empat langkah diatas cukup sederhana untuk mulai diterapkan dalam belajar desain grafis khususnya untuk para pemula. Menjadi jago desain grafis tentunya memberikan banyak keuntungan. Tidak hanya membuat postingan blog lebih berwarna, mudah dipahami serta menarik, namun juga memberikan banyak poin plus. Mulai dari membuat poster menarik hingga komik-komik kreatif dan lucu.


Mahir dalam desain grafis merupakan salah satu penerapan perkembangan teknologi yang makin pesat ini. Merdeka dengan teknologi dalam bidang desain grafis, mungkin begitu penggambaran yang tepat. Peluang kerja untuk desain grafis pun sangat beragam dengan gaji yang cukup besar. Wah jadi makin semangat ya belajar desain grafis. Keahlian dalam desain grafis ini bisa digunakan untuk berdakwah dalam menebar kebermanfaatan dan kebaikan pada sekitar.

Keahlian desain grafis juga sangat membantu perkembangan industri kreatif di Indonesia. Desain-desain yang menarik dan tentunya kreatif bisa meningkatkan nilai industri yang ada. Tidak hanya mengandalkan proses produksi saja, namun juga promosi yang kreatif melalui desain yang menarik. Kreatifitas menjadi modal penting untuk mendapatkan keuntungan yang besar.


Banyak sekali keuntungan yang diberikan dari menekuni bidang desain grafis. Agar lebih jago desain grafis bisa juga mengikuti komunitas desain yang ada di wilayah tempat tinggal. Selain menambah wawasan juga bisa memperbanyak relasi dengan teman-teman yang memiliki minat sama dalam bidang desain grafis. Tentunya juga bisa saling berbagi ilmu.

Cara lain agar bisa jago desain grafis adalah mengikuti kursus desain grafis. Salah satu tempat kursus yang recommended adalah di Dumet School. Banyak penawaran menarik yang diberikan oleh Dumet School, termasuk free trial untuk mencoba kursus disana.


Dumet School memberikan pelatihan desain grafis meliputi belajar desain logo, majalah, edit foto, brosur serta kemampuan desain lainnya. Banyak sekali keuntungan yang didapatkan saat kursus di Dumet School. Mulai dari garansi bisa desain grafis hingga mendapatkan gratis konsultasi seumur hidup. Asik banget kan bisa makin jago desain grafis


Kalau ingin kepo mengenai Dumet School bisa langsung cus ke web, facebook dan juga instagramnya. Yuk mulai diterapkan langkah untuk belajar desain grafis serta tips-tips nya. Selamat dan semangat belajar desain grafis yak! Selamat berkarya!

Referensi:
 
 *Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Dumet School Bulan Agustus 
dengan tema “Merdeka dengan Teknologi”.

Saturday, May 20, 2017

Tips Jitu Belajar Desain Grafis Lebih Mudah dan Menyenangkan

Penggunaan desain grafis di era sekarang ini sangatlah luas dan memberikan warna istimewa untuk masyarakat secara umum. Mulai dari desain media sosial, souvenir sampai undangan pernikahan. Tidak hanya itu, desain grafis juga sudah lama mewarnai dunia blogging dan membuat tulisan lebih berbicara. Desain grafis memudahkan para pembaca dalam memahami tulisan yang ada. Lebih dari itu, desain grafis merupakan sentuhan tambahan sebuah artikel blog jadi lebih menarik. Saya pribadi senang sekali melihat blog dengan dilengkapi desain grafis yang sederhana namun enak dibaca.
Membuat desain grafis tidaklah harus yang rumit atau tingkat tinggi. Desain grafis yang sederhana dengan sentuhan terbaik dapat menghasilkan karya istimewa. Desain grafis yang sederhana justru terlihat lebih berkesan dari pada desain yang terlalu ramai dan rumit. Kombinasi huruf, keselarasan warna serta permainan garis simetris yang apik membuat desain grafis menjadi istimewa.

Susah nggak sih buat desain grafis? Pertanyaan yang sangat sering dilontarkan oleh teman-teman saya. Membuat desain grafis tidak sesulit yang teman-teman pikirkan. Asalkan niat dan telaten pasti jadi. Belajar desain grafis dimulai dari niat kuat untuk mau belajar. Apalagi didukung dengan kemajuan teknologi yang memudahkan kita bisa belajar dari banyak sumber. Bisa dengan melihat tutorial di Youtube ataupun sederhananya bertanya pada mbah Google.

Kalau ada niat, pasti ada jalan untuk mewujudkannya. Sebagai seorang blogger pemula, saya juga masih terus belajar mendalami ilmu desain grafis. Belajar dan terus belajar mengasah ilmu agar lebih pro lagi dalam desain. Apalagi desain grafis ini menjadikan tulisan di blog lebih hidup dan berwarna. Saya ada beberapa tips sederhana untuk belajar desain grafis agar lebih mudah dan menyenangkan. Yuk, mari merapat 😁
1. Brainstorming Konsep Desain
Sebelum membuat desain, pastikan sudah melakukan brainstorming konsep desain yang akan dibuat. Konsep desain ini sesuai dengan isi tulisan yang akan dibuat desain grafis. Sebelum menulis tulisan di blog, saya membuat daftar desain dan konsepnya terlebih dahulu. Sebagai contoh seperti berikut:
2. Membuat Detail dari Konten Desain
Setelah mempunyai konsep desain yang jelas maka selanjutnya membuat detail konten desain dari tulisan yang dibuat. Detail konten desain ini harus sesederhana mungkin dan jangan terlalu panjang agar pembaca dengan mudah memahami tulisan begitu melihat gambarnya.

3. Mulai Membuat Desain Grafis, Make it simple!
Setelah mendapatkan konsep desain dan detail konten desain, maka saatnya memulai desain yang dibutuhkan untuk mendukung tulisan. Saat mengerjakan desain grafis, perhatikan beberapa hal berikut ini:

Menggunakan software desain yang user friendly
Setiap orang memiliki tingkat kecepatan pemahaman yang berbeda-beda dalam hal desain grafis, saya termasuk dalam kategori kecepatan sedang. Agar proses desain yang dilakukan tidak terlalu rumit, saya memilih software desain yang user friendly. Dalam hal ini, saya menggunakan Corel Draw karena menurut saya sangat mudah dipelajari apalagi untuk para newbie.

Membuat objek sederhana, modifikasi foto yang ada atau gunakan perpaduan garis simetris 
Desain grafis tidak melulu menggunakan objek yang rumit dan tentu butuh waktu lama membuatnya. Untuk para pemula,bisa membuat objek sesederhana mungkin. Selain objek sederhana, bisa menggunakan foto yang ada atau menggunakan perpaduan garis simetris. Desain grafis sederhana ini bisa membuat para pembaca lebih memahami apa yang penulis sampaikan dalam tulisan.
Desain Grafis dengan objek sederhana vs Desain Grafis perpaduan garis simetris dan ukuran font
Kreasikan desain dengan jenis font, keselarasan warna dan tata letak yang bagus
Pemilihan jenis font juga sangat mempengaruhi dalam pembuatan desain grafis. Jenis font yang bagus dengan keselarasan warna dan tata letak yang bagus sangat mendukung desain grafis yang dibuat jadi lebih menarik dan istimewa. Tidak hanya itu, proses pembuatan desain grafis juga jadi lebih sederhana dan hemat waktu.

4. Publish and keep the creativity up!
Setelah desain grafis yang dibuat selesai, pasang sesuai dengan isi tulisan yang menggambarkan desain grafis yang telah dibuat. Berikut ini desain grafis sesuai dengan konsep dan konten desain yang telah dibuat sebelumnya:
Mudah dan menyenangkan bukan belajar desain grafis? Selanjutnya setelah tahu tips-tipsnya, maka harus semakin sering berlatih dan lebih up date lagi dengan desain-desain yang ada seperti pada freepik.com atau web desain grafis lainnya. Amati desain yang ada dan modifikasi sesuai kemampuan dan kreativitas yang dimiliki. Agar lebih pro lagi dan dekat dengan dunia desain grafis, kamu bisa melakukan hal berikut ini:

Bergabung dengan Komunitas Desain Grafis
Bergabung dengan komunitas desain grafis akan membuat lebih bersemangat belajar desain grafis. Kok bisa gitu? Jelas dong karena kamu dikelilingi oleh orang-orang dengan visi dan misi yang sama yaitu mendalami desain grafis. Law of attraction pasti akan sangat kuat menarikmu untuk semakin termotivasi belajar desain grafis lebih mendalam. Yuk, segera bergabung dengan komunitas desain grafis yang ada di daerahmu. 

Mengikuti Kursus Desain Grafis
Kursus desain grafis merupakan cara yang cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan desain grafis yang dimiliki. Selain mendapatkan mentor yang berpengalaman, proporsi waktu belajar juga sesuai dengan target yang ditetapkan. Bisa makin pro desain grafis deh 😁

Salah satu lembaga kursus terpercaya, Dumet School, memberikan penawaran yang sangat menarik untuk mengikuti kursus desain grafis meliputi belajar mendesain logo, brosur, majalah, edit foto, dan kemampuan desain grafis lainnya. Dumet School juga memberikan free trial untuk bisa mencoba lebih dahulu kursus desain grafis yang ditawarkan. Jadi jangan khawatir tidak cocok karena bisa mengambil free trial coursenya terlebih dahulu.
Yuk, Daftar Free Trial Kursus Desain Grafis Dumet School 
Dumet School saat ini sudah memiliki murid lebih dari 3000 yang berasal dari sekolah, universitas, instansi pemerintah dan perusahaan ternama. Dumet  School pun memberikan berbagai penawaran menarik untuk para murid yang akan dan sudah mendaftar. Yuk, bisa cari tahu Dumet School secara langsung kalau penasaran dengan penawaran yang diberikan melalui website, instagram, dan facebook Dumet School.
Jalan untuk lebih pro desain grafis pun jadi semakin lebar. Belajar desain grafis jadi makin mudah dan menyenangkan. Tulisan di blog pun menjadi lebih hidup, lebih berwarna dan pembaca lebih  banyak mendapatkan manfaat dari tulisan yang dibagikan.

Masih bingung mengenai tips belajar desain grafis yang saya bagikan?
Feel free to contact me yak. It’s my pleasure to help you in advance

Referensi: 


*Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Dumet School dengan tema "Desain Grafis"
Semoga bermanfaat 😁
COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES