Wednesday, May 1, 2019

Self-love dan berdamai dengan diri sendiri

Bukan dia atau mereka yang memahat kecewa. 
Tapi kamu dan semua ekspektasi yang selalu susah dikendalikan.

Bukan dia atau mereka yang salah,
Tapi kamu dan kebodohanmu berharap pada manusia yang jelas berakhir kecewa.

Kamu perlu mencintai dirimu sendiri, sebelum mencintai orang lain! (credits: luckycaesar.com)
Self-love, mungkin benar, saya belum sepenuhnya paham dengan diri sendiri. Mendekati usia krisis yang tampaknya masih jauh dari kata dewasa. Jauh dari paham mengenai hakikat hidup perihal datang dan pergi. Pun ada yang tinggal bertahan atau pergi meninggalkan.

Self-love, upaya untuk lebih mengenal dan paham mengenai diri sendiri. Berdamai dengan setiap hal negative yang tak jarang muncul dan membuat terlalu keras pada diri sendiri. Kehilangan percaya diri, feeling insecure, merasa lemah dan tak pantas. Atau bahkan kadang berpikir, “bisa apa saya? bodoh sekali rasanya”.

Rasanya perlu pengingat, untuk diri sendiri khususnya, ketika setiap usaha dan apa yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyatan, “kamu tidak salah, kamu tidak lemah, kamu hanya perlu lebih berusaha lagi agar pantas mendapat apa yang kamu harapkan”. Tentunya Allah punya rencana yang lebih-lebih indah dari semua yang sudah direncanakan. Percaya Allah, pasti tidak akan pernah kecewa.
 
Hidup ini ajaib, yakin bahwa rencana Allah adalah yang terbaik (credits: luckycaesar.com)
Self-love, jadi bukti bahwa banyak yang perlu disyukuri di hidup ini daripada dikeluhkan. Nikmat sehat, nikmat bisa bernafas dengan bebas, nikmat bisa menikmati hidup yang meskipun penuh dengan drama. Life is full of drama.tho. Jadi, bagaimana agar lebih mencintai diri sendiri?

1. Beri apresiasi pada diri sendiri dan pentingya #selftalk

Beri apresiasi pada diri sendiri rasanya bisa meningkatkan kecintaan dan kepercayaan pada diri sendiri. Meningkatkan self-love dan lebih bersyukur terhadap banyak hal berharga yang ada pada diri. I am a precious happy soul. I love myself for everything I have. I will stay true to be me, my awesome self, my true colors, the best version of myself. I will not be fake and try to hide my scars. It’s always okay for not being okay. I am worthy and I refuse to believe that I was meant for anything less.  
 
You are awesome, you were born exceptional ~ (credits: luckycaesar.com)
Terima kasih raga, terima kasih hati. Sudah bersedia berjuang sampai sejauh ini. Meski tidak selalu kuat, terima kasih sudah terus bangkit dikala banyak hal yang menjatuhkan dan membuat (hampir) menyerah. Terima kasih untuk tidak pernah menyerah menjadi versi terbaik kamu. Memang tidak akan semua menyukainya, tapi setidaknya kamu terus mencintai dirimu. Always be grateful and feel alive! Ucapkan perlahan setiap mau tidur atau saat bercermin. Beri apresiasi agar makin sayang pada diri sendiri. You are as awesome as you let yourself be ~

2. Menyibukkan diri dalam kebaikan

Sibuk, sibuk! Eh enggak sih, menyibukkan diri agar bisa seproduktif mungkin. Mengerjakan hal-hal yang disukai, melampiaskan ke hobby biar waktu tidak terbuang sia-sia untuk hal-hal yang mubadzir. Banyak hal yang saya lakukan akhir-akhir ini, tidak hanya sekedar mengalihkan pikiran, membunuh kebosanan namun juga lebih mengenal apa yang sebenarnya saya mau. 

Bahagianya saya juga suka memasak akhir-akhir ini. Berhasil mencoba banyak resep masakan Indonesia, sejauh ini rasanya so yummy 😋 sepertinya ada turunan keahlian memasak dari Ibuk. Senangnya bisa berhasil masak lumpia, pastel, martabak, ayam asam manis dan banyak makanan Indonesia lainnya. Tombo kangen gitu ceritanya ~

Apa sih yang dikejar? (credits: luckycaesar.com)
Saya tipikal yang mudah bosan jadi susah-susah gampang melakukan hal yang sama berulang kali, namun tidak berlaku untuk hal yang sudah membuat saya jatuh cinta melakukannya. Menulis yang selalu berhasil menyembuhkan, tulisan ringan yang selalu berakhir curhatan semoga tidak mengurangi niat baik yang ingin disampaikan. Masih berkutat dengan kegiatan lab namun bahagianya bisa menemukan dan belajar banyak hal baru. Begitu semangat bisa memecahkan dan menemukan solusi yang berhubungan dengan mikrobiologi dan pengolahan limbah #blessedandproudengineer ~

Menjemput senja, perihal melepaskan dan menanti harapan baru yang akan datang (lagi) (credits: luckycaesar.com)
Pun akhir-akhir ini bahagia bisa menyambut mentari pagi ataupun menanti indahnya senja. Momen yang begitu menenangkan. Memahami kalau hidup itu perihal waktu, datang dan pergi, semua ada masanya dan akan selalu indah pada waktunya. Menanti matahari terbit ataupun menunggu senja datang jadi waktu favorit untuk bisa berbicara dengan diri sendiri, berbicara dari hati. Kadang yang tak terucap bukan berarti tak ada, hanya kamu kurang peka saja merasakannya.

3. Live your own world, stop comparing!

Coba jujur, berapa banyak dari kita yang kadang merasa insecure ketika melihat deretan feed di instagram? Saya kadang, satu diantara banyak orang itu. Tapi coba ubah cara berpikir dan cara pandang kita ketika melihat betapa glamour dan cantiknya feed-feed instagram. Semua rasa berawal dari bagaimana kita melihat dan menyikapi sesuatu. Positive thinking wajib rasanya untuk menarik banyak hal positif disekitar, bukan malah sebaliknya.
 
Tak semua yang terlihat sesuai kelihatannya, pun yang tak tampak bukan berarti tak ada. Hanya perihal perspektif ~
(credits: luckycaesar.com)

Bisa saja mereka ingin menyimpan kenangan, berbagi moment dan cerita dengan yang lain, atau bahkan bisa jadi banyak yang terinspirasi dari postingan yang dibagikan. Sudut pandang yang memang mempengaruhi segalanya, termasuk kesehatan jiwa raga. Penyakit yang masih sering timbul pada diri, melihat rumput tetangga apalagi membandingkannya kalau rumput tetangga selalu telihat lebih hijau. Jelas, karena kita tidak melihat lebih dekat, pun tidak mengikuti prosesnya.

Apa-apa yang kelihatan dari jauh, tidak pasti selalu benar seperti apa yang terlihat. Bisa jadi memang lebih hijau, tapi siapa tahu proses menjadi hijau setelah melewati proses pengeringan atau proses menyusahkan lainnya ? Jadi, sudahlah, berhenti membandingkan dengan rumput yang lain. Rawatlah rumput diri sebaik mungkin, siram dengan percaya dan cinta. Berikan perawatan terbaik, karena yang tau seberapa hijau rumputmu adalah kamu sendiri. Komentar orang akan selalu ada. Sebaik apapun kamu selalu ada yang memberikan penilaian. Toh penilaian yang baik juga baik kan buat perbaikan diri kamu ? Jadi, take it easy and stay positive.

4. You always have limitless strength, if you want!

Poin terakhir, menjadi kuat itu pilihan. Kuat menghadapi banyak drama kehidupan yang tak jarang begitu melelahkan, menguras tenaga, hati dan pikiran. Menjadi kuat rasanya bentuk ketegaran. Banyak mimpi yang harus diwujudkan, pun ada ayah dan ibu yang menunggu dan ingin mendengar kabar gembira dari putra-putrinya yang berhasil mengalahkan rasa putus asa yang tak jarang singgah. Keinginan untuk menyerah, untuk berhenti, disaat banyak pilihan untuk terus bangkit dan berjuang seperti yang ayah dan ibu selalu usahakan. 

Semua ada masanya (in frame: musim dingin) (credits: luckycaesar.com)
dan akan indah pada waktunya (in frame: musim semi) (credits: luckycaesar.com)
Meskipun kadang yang diusahakan tidak selalu berjalan mulus sesuai rencana, namun tetaplah yakin bahwa apa-apa yang diusahakan dengan kerja keras tak akan pernah mengecewakan. Jika tidak sekarang, pasti nanti akan diganti dengan yang lebih baik oleh Allah. Asal terus berusaha dan tidak menyerah.Skenario terbaik Allah, sebaik-baiknya rencana. Jadi tidak perlu berlarut-larut menyesali apa yang terjadi, karena semuanya tidak akan pernah benar-benar hilang kecuali digantikan dengan yang lebih-lebih baik. Insya Allah ~

Last but not least, terima kasih pada setiap diri yang mau terus belajar, terus bangkit dan terus mencintai diri sendiri. Meskipun telah jatuh berulang kali dalam menggapai mimpi, pun ribuan kali dikecewakan dengan ekspektasi diri. Terima kasih, you’re stronger than you think. Selamat berdamai dengan hati, semoga bisa makin mencintai diri sendiri because you deserve to be loved!

You deserve to be loved and to be happy! (credits: luckycaesar.com)
Panjang juga curhatan #selftalk kali ini, selamat menyambut kamis! 1 Mei sungguh cepat berlalu, selamat hari buruh internasional! Salam dari buruh lab di perantauan ~ 

4 comments:

  1. Wow mba... Kayaknya dalem banget yaah... Berusaha utk bisa mwncintai diri sendiri... Ga sibuk bandingin dngn org lain... Berusaha bangkit meskipun bulak" jatuh lg... Ga gampang yahhh... Sy jg kadang masih sering bgt tuh ngalamin jatuh bangun dan ga selalu hepii.. Tp kadang sy lbh suka diam aja... ngerasain sakit dan ga enaknya..sy nikmatin diem".. Kadang jg suka nutupin.. Malez kalo mau curhat... Lbh enak ditulis hi hi.. Udh sering cari kesibukan biar lupa sejwnak dngn sgl masalah... Tp namanya manusia ttp aja ada sisi sensitifnya apalg perempuan.. Huuuu... Smg sy bisa sekuat mba :Lucky yaaa ttp hepi jalanin aktifitasnya

    ReplyDelete
  2. nomer 3 nih penting. Berlaku untuk diri, anak, keluarga juga. Capek lah kalau bandingin melulu dan ga take action. Kalau bukan diri yang mencintai diri sendiri, trus siapa lagi?

    ReplyDelete
  3. Hehee... usia krisis itu usia berapa ya mbak.. ah ga apa-apa jugalah yang terpenting tetap enjoy, seenjoy membaca tulisan ini

    ReplyDelete
  4. Setuju banget. Sayangnya masih tidak sedikit orang yang kurang menghargai & mencintai diri mereka sendiri dengan apa adanya diri mereka.

    ReplyDelete

COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES