Jumat, 16 Juni 2017

#SurabayaMenginspirasi: Menilik Semangat Bertransformasi Kampung Berseri Astra Surabaya

Surabaya menjadi semakin hijau, berseri dan memikat hati. Begitu yang saya rasakan selama 5 tahun merantau di Surabaya. Kota Surabaya sekarang memiliki banyak Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan taman kota yang juga semakin terawat. Luas RTH Kota Surabaya mencapai >20% dari total luas Kota Surabaya, yakni seluas 33,048 Ha. Warga Kota Surabaya pun juga saling bahu-membahu dan semangat menata kota Surabaya. Semangat untuk memperindah dan mempercantik Kota Surabaya agar memiliki lingkungan yang asri, tertata, bersih dan sehat.
Terjadi Peningkatan Luas RTH Kota Surabaya Setiap Tahunnya
Surabaya telah memiliki banyak prestasi di bidang lingkungan hidup, salah satunya telah memenangkan Adipura Paripurna pada tahun 2016. Penghargaan Adipura Paripurna yang didapatkan tersebut sebagai simbol bahwa Surabaya telah menjadi kota yang layak huni (livable city) dan telah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui Trade, Tourism, and Investment yang berbasis pengelolaan lingkungan hidup.

Pencapaian Kota Surabaya sampai dititik ini tentunya atas peran dari seluruh warga Kota Surabaya dan termotivasi oleh Walikota Surabaya, Ibunya Warga Surabaya, yaitu Ibu Tri Rismaharini. Bu Risma selalu menebarkan semangat gotong royong dan cinta lingkungan pada warganya dengan aktif ikut serta atau terjun langsung ke lapangan. Seringkali saya secara langsung melihat Bu Risma ikut turun ke jalan untuk mengatur kemacetan hingga ikut dalam event kebersihan. Sosok panutan yang sangat dikagumi warganya, termasuk untuk saya yang merantau di Surabaya.
IPM Kota Surabaya (2010-2014)
Surabaya sebagai ibu kota Provinsi Jawa Timur dan salah satu kota terbesar di Indonesia memiliki tingkat pertumbuhan yang sangat pesat dalam segala aspek, mulai dari meningkatnya urbanisasi, ekonomi, mobilisasi penduduk sampai dengan gaya hidup penduduk. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Surabaya pun terus meningkat setiap tahunnya. Namun, perkembangan pesat tersebut menimbulkan banyak masalah yang harus segera ditangani dengan bijak, khusunya untuk daerah perkampungan yang kotor, kumuh dan tentunya tidak sehat.

Program Surabaya Green and Clean mewujudkan Kota Surabaya Hijau, Bersih, dan Sehat 
Tingkat kepadatan penduduk di Surabaya termasuk dalam kategori tinggi. Jarak antar rumah yang ada di daerah kampung pun sangat dekat bahkan hanya bisa dilalui oleh sepeda atau motor saja. Hal ini membuat penyakit mudah tersebar dalam lingkungan mereka, terutama untuk perkampungan di bantaran sungai, pesisir ataupun dekat TPA. Tidak hanya itu, timbulan sampah yang dihasilkan oleh masing-masing rumah juga mengalami kendala dalam pengumpulan serta pengolahannya. Apalagi gaya hidup dan mobilitas penduduk yang tinggi membuat timbulan sampah yang dihasilkan semakin meningkat perharinya
Mengatasi kondisi dan permasalahan yang ada, melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya maka dibuatlah program partisipasi masyarakat untuk menjaga kebersihan kota Surabaya dan mewujudkan Indonesia Bebas Sampah 2020 dan Kota Sehat, yaitu Program Surabaya Green and Clean (SGC).
Kategori Penilaian Program SGC
Banyak sekali manfaat positif dari adanya Program SGC. Warga Surabaya menjadi berlomba-lomba memperindah dan mempercantik kampung masing-masing dengan berbagai cara. Warga Surabaya mulai menerapkan sistem bank sampah, membuat kerajinan barang bekas yang unik dan bernilai jual serta mengaplikasikan teknologi pengomposan untuk pengelolaan sampah.
Kriteria Penilaian Program SGC
Tidak sampai disitu, para warga di kampung SGC juga mengembangkan Toga dan hidroponik yang dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan penghasilan tambahan untuk para Ibu rumah tangga. Selain itu, kampung-kampung SGC juga mengembangkan pengolahan air limbah domestik untuk selanjutnya digunakan kembali untuk menyiram tanaman serta menerapkan teknologi penyimpanan air hujan

Animo Warga Surabaya dan Pesona Kampung-kampung Hijau SGC
Peserta program SGC tahun 2009 bahkan mencapai 2774 sebagai bukti bahwa animo masyarakat yang begitu tinggi untuk mengikuti program ini. Program SGC masih terus dilaksanakan sampai sekarang sejak pertama kali digelar tahun 2005. Perjalanan cukup panjang dan telah membuahkan hasil dengan menjadikan Kampung-kampung di Surabaya yang dulunya kotor dan kumuh menjadi hijau, asri, sehat dan nyaman untuk dihuni. Setiap tahunnya program SGC mempunyai tema yang berbeda mulai dari penghijauan, penanganan sampah dan daur ulang, program sampah mandiri dan penghijauan, penataan lingkungan taman kota, penanganan bank sampah dan pengurangan sampah serta meminimalisir adanya banjir.
Jumlah Peserta Program SGC 
Kampung-kampung hijau ini menjadi daya tarik tersendiri para pengunjung luar kota untuk belajar mewujudkan Kampung yang hijau, sehat dan asri. Saya telah beberapa kali mengikuti kunjungan ke kampung-kampung yang berhasil memenangkan program SCG untuk belajar secara langsung pengelolaan lingkungan yang telah diterapkan di kampung tersebut. Tergabung dalam volunteer ITS International Office (IO), saya dan volunteer lainnya memperkenalkan kampung-kampung hijau SGC dalam Summer Camp CommTECH yang digelar setiap semester (6 bulan sekali), ASIAN Student Camp dan event yang terakhir adalah Anthropology Exploration of Surabaya's Kampungs 2017 antara ITS dengan University of Vienna, Austria. Begitu menariknya pesona kampung-kampung di Surabaya menambah poin plus Kota Surabaya.
Berita mengenai Anthrophology Exploration of Surabaya's Kampungs 2017 di Buletin ITS (Edisi April 2017) 
Kemeriahan pun selalu hadir bersama canda tawa warga kampung yang dikunjungi oleh peserta Summer Camp atau acara international yang diselenggarakan oleh ITS. Para warga sangat antusias memeriahkan acara site visit dengan memberikan sambutan yang menarik. Para peserta pun juga sangat menikmati kunjungan yang ada, berbaur dengan para warga dengan didampingi translator dari ITS IO untuk memudahkan komunikasi. Saat kunjungan, para peserta langsung mencoba membuat kerajinan dari sampah plastik dan mencoba produk-produk yang dikembangkan seperti jamu, kripik dan kue kering.
Kemeriahan dalam setiap kunjungan peserta kegiatan internasional ITS IO
Pesona kampung SGC juga berhasil membuat delegasi Menteri dari berbagai negara di seluruh dunia dalam Prepcom 3 UN Habitat III terkagum-kagum. Bulan Juli 2016 lalu, Surabaya menjadi tuan rumah dalam The Third Session Preparatory Committe (Prepcom) 3 Habitat III yang menjadi even terbesar seluruh warga Surabaya. Saya berkesempatan menjadi volunteer pada acara field visit ke Kampung Hijau Morokrembangan. Delegasi dari India dan Inggris yang bersama saya saat itu begitu menikmati kunjungan ke kampung dan bercengkerama dengan warga disana. (Baca juga: Prepcom 3 UN Habitat III Surabaya)

Menilik Semangat Peduli Lingkungan Kampung Hijau – Keputih Tegal Timur
Salah satu kampung hijau yang telah berhasil memenangkan penghargaan untuk Pengelolaan Lingkungan Terbaik Surabaya Green and Clean Kategori Maju se-Surabaya tahun 2015 dan partisipasi masyarakat terbaik Green and Clean Kategori Berkembang tahun 2014 adalah Kampung Keputih Tegal Timur. Kampung ini terletak di belakang bekas area Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Keputih.
Gapura Selamat Datang KBA Keputih Tegal Timur, Surabaya
Warga kampung Keputih Tegal Timur berjumlah sekitar 200 KK dan tergolong kelas prasejahtera dengan mayoritas berprofesi sebagai buruh harian sebanyak 57% dan ibu rumah tangga. Kondisi lingkungan yang dekat dengan bekas TPA membuat kampung ini dulunya tidak lepas dari pandangan tumpukan sampah dengan aroma bau yang tidak sedap. Kondisi lingkungan yang dekat dengan laut membuat warga kekurangan pasokan air bersih.

Kampung Keputih Tegal Timur awalnya terlihat gersang dan kurang asri, namun warga berupaya untuk menjadikan kampungnya bertransformasi dari kampung kumuh menjadi kampung hijau, bersih dan tertata. Bak gayung bersambut, pada bulan Juni 2013 PT Astra International Tbk bersama Grup Astra Surabaya tertarik untuk menjadikan kampung ini sebagai salah satu Kampung Berseri Astra (KBA) karena melihat motivasi tinggi dan kekompakan dari masyarakatnya serta berdasarkan hasil social mapping yang telah dilakukan. Begitu besarnya peranan Inspirasi 60 Tahun Astra dalam mewujudkan transformasi Kampung Keputih Tegal Timur menjadi Kampung yang lebih bersih, hijau dan sehat.
Rencana Pengembangan KBA Keputih Tegal Timur Agar Tercipta Lingkungan Bersih, Sehat, Cerdas, dan Mandiri
Pemilihan kampung Keputih Tegal Timur menjadi Kampung Berseri Astra (KBA) ini juga karena telah memenuhi tiga kriteria yang ditentukan, yaitu tata lingkungan kampung yang baik, sifat gotong royong yang dimiliki oleh warga, dan kemudahan akses untuk melakukan sosialisasi serta pengawasan program tanggung jawab sosial. Kampung Keputih Tegal Timur sekarang terlihat sangat asri dengan pot-pot tanaman hias dan toga yang menghiasi setiap rumah. Begitu teduh dan rindang dengan pepohonan. Semilir angin berhembus pelan. Begitu sejuk membuat para penghuni dan pengunjung untuk betah berlama-lama di kampung ini.
4 Pilar Program CSR Astra
Terdapat beberapa program yang diterapkan di kampung berseri Astra yang mencakup 4 pilar program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Astra International, yaitu Pendidikan dan Pelatihan, Pelestarian Lingkungan, Kesehatan dan Income Generation Activities (Kewirausahaan). Pilar-pilar CSR PT. Asta Internasional ini diterapkan dalam beberapa program di Kampung Keputih Tegal Timur dengan detail sebagai berikut:

1. Penanaman tanaman produktif
Program penanaman tanaman produktif dimulai pada Juni 2013 hingga akhir 2014 berupa pemberian bibit tanaman sebanyak 8.100 tanaman produktif berupa bibit cabe, terong, tomat, markisa dan anggur. Tanaman produktif tersebut diharapkan bisa menjadi produk unggulan warga kampung keputih tegal timur. Pada tahun 2015, warga sudah mampu menjual buah markisa untuk umum, sementara untuk terong, tomat dan lombok masih dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan warga sendiri. PT. Astra Internasional memberikan bantuan berupa galar pada setiap rumah untuk pengembangan buah markisa .

2. Pembangunan Rumah Hijau
Rumah hijau adalah tempat yang digunakan oleh warga kampung untuk memproduksi pupuk kompos dan mencukupi kebutuhan pupuk bagi tanaman warga. Hasil produksi kompos dari Rumah Hijau sangat efektif karena tidak hanya dimanfaatkan oleh warga namun juga dijual untuk umum. PT. Astra Internasional memberikan bantuan berupa mesin pencacah agar proses pengomposannya lebih maksimal karena sampah bisa tercacah dengan sempurna. Rumah Hijau dapat memproduksi pupuk kompos sebanyak 500 kg dengan penghasilan sebesar 1 juta rupiah per bulan.

3. Pengelolaan Bank Sampah
Program Bank Sampah merupakan pengelolaan sampah atau barang bekas dengan sistem tabungan, yaitu para warga di kampung menabung dalam bentuk sampah atau barang bekas dan kemudian ditukarkan dengan nilai uang. Bank sampah ini memberikan sedikit penghasilan tambahan untuk para warga kampung yang gigih dalam mengumpulkan barang bekas sekaligus membuat sampah yang dihasilkan lebih terolah karena terpilah dengan baik. Bank sampah ini dapat mengumpulkan sebanyak 500 kilogram barang bekas per bulannya.

4. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)
IPAL digunakan para warga untuk mengolah air wudhu yang dihasilkan dari mushola di kampung tersebut dan dimanfaatkan kembali oleh warga untuk menyiram tanaman.

5. Teknologi Pengolahan Air Bersih untuk Warga
Teknologi Pengolahan Air Bersih (water treatment plant (WTP)) ini adalah program unggulan warga di Kampung Keputih Tegal Timur. Warga kampung memanfaatkan air sungai terusan Kali Surabaya, kemudian meengolahnya dengan cara sederhana melalui mesin pengolah air dan adanya penambahan kaporit untuk mengurangi bau dan membunuh bakteri yang ada di air tersebut.
Water Treatment Plant KBA Keputih Tegal Timur Surabaya 

PT. Astra Internasional bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk membantu dalam pembangunan mesin pengolahan air. Air hasil olahan WTP ini tidak hanya digunakan untuk mandi dan mencuci namun juga digunakan untuk minum dan memasak. Adanya WTP sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih dan memberikan keringanan beban ekonomi untuk warga. Mesin WTP ini dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari warga dengan harga 8 jerigen air seharga Rp 2.000 dan dapat menghemat sampai Rp 8.000 karena untuk 8 jerigen air PDAM dihargai sebesar Rp 10.000.
WTP di KBA Keputih Tegal Timur
6. Pembangunan Rumah Pintar
Program Rumah Pintar ini mendukung pilar pendidikan berupa bangunan dua lantai yang berisi 5 sentra. Rumah Pintar Astra ditujukan untuk bisa menjadi pusat pendidikan bagi warga kampung sehingga para warga bisa meningkatkan skill yang dimiliki dengan membaca buku, bermain musik ataupun melalui pengembangan diri lainnya.
Rumah Pintar Astra Mendukung Pilar Pendidikan
7. Pembangunan Lapangan Serbaguna
Lapangan serbaguna ini tidak hanya digunakan untuk arena olahraga saja seperti voli, bulu tangkis, sepak bola saja, namun bisa digunakan untuk mengadakan acara lainnya seperti membangun panggung acara kemerdekaan dan berbagi pertemuan lainnya.
PT. Astra Internasional Turut Lestarikan Lingkungan Melalui KBA Keputih Tegal Timur, Surabaya
Begitu beragam program yang dikembangkan di KBA Keputih Tegal Timur. Kampung Keputih Tegal Timur juga sering melakukan pelatihan bagi pengunjung yang ingin belajar bercocok tanam dan juga membuat pupuk kompos. Tidak hanya itu, KBA Keputih Tegal Timur juga setiap sebulan sekali digunakan untuk Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang mendukung pilar Kesehatan pada program CSR Astra.

Rencana kedepan pada tahun 2020, diharapkan KBA Keputih Tegal Timur dapat terus mempertahankan kondisi lingkungan dan menjadi contoh bagi kampung lainnya. Selain itu, diharapkan agar KBA Keputih Tegal Timur dapat berjalan mendiri dan mendukung 4 pilar (pendidikan, lingkungan, kesehatan dan kewirausahaan) yang ada. Saat ini PT. Astra Internasional telah memiliki 24 KBA di 14 provinsi di Indonesia dan target pada tahun 2018 bisa mewujudkan 34 KBA di 34 provinsi di Indonesia.

Begitu meginspirasi kepedulian dan support maksimal yang diberikan oleh PT. Astra Internasional dalam mewujudkan KBA yang ada di seluruh Indonsia hingga menjadi berhasil seperti sekarang ini. KBA Keputih Tegal Timur Surabaya menjadi salah satu contoh kesuksesan Inspirasi 60 Tahun Astra dalam memajukan Indonesia dan tentunya Surabaya bisa menjadi inspirasi untuk mewujudkan Kampung Bersih, Sehat, Cerdas dan Mandiri di kota - kota lainnya. 
Referensi: 
- Antara News. 2016. Kampung Berseri Astra Ubah Tempat Sampah Jadi Jawara Lingkungan. [Diakses tanggal 10 Juni 2017]
- Beritasatu.com. 2014.Kampung Kumuh di Surabaya menjadi Kampung Berseri Astra. [Diakses tanggal 12 Juni 2017]
- Khasanah, Nur Anisa. 2015. Implementasi Program Corporate Social Responsibility PT. Astra Internasional di Kampung Berseri Astra. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.
- Ni'mah, Ulviyatun. 2015. Semangat Pantang Menyerah Berbuah Berkah. Majalah Derap Desa Oktober 2015. Juara 2 Anugerah Pewara Astra.
- Surya. 2015. Kampung Pahlawan Kebersihan Asri tapi Tak Tersentuh Walikota. [Diakses tanggal 12 Juni 2017]

*Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Inspirasi 60 tahun Astra dengan tema "Bagaimana Surabaya mengembangkan potensi diri dalam membangun industri kreatif dan menjadi kota yang menginspirasi"

40 komentar:

  1. banyak inspirasi yang patut dicontoh ya kak. Seperti bank sampah itu misalnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa mbaak bener banget. Bahkan sampai tahun 2016 jumlah bank samlah di surabaya meningkat sampai 277 unit dari yg awalnya hanya 80 units. Perkembangan yg baguss semogaa membuat kampung" lainnya juga terinspirasi jd lebih baik lagi sama halnya dengan kampung berseri Astra. Aamiin. . 😇

      Hapus
  2. Dah
    Ama ba get ga pernah ke sby. Takjub juga sama perkembangan kotanya nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayoo bang main ke Surabayaaa. . Biar makin takjub sama kondisi Kota yg udah jauh berbeda dr tahun tahun sebelumnyaa. Hehehe 😂

      Hapus
  3. Keren. Semoga Surabaya makin maju dan kota-kota lainnya di Indonesia segera mengikuti jejak menjadi lebih hijau, bersih dan asri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. . Iyaaa mbaak semogaa banyak kota" lainnya yang terinspirasi dengan semangat transformasi kampung" kumuh jd kampung hijau seperti contohnya kampung-kampung jawara SGC dan kampung berseri astra misalnyaa. . 😁 Semangat bertransformasi 😂🙆

      Hapus
  4. program SGC nya bisa dicontoh sama kota / kabupaten nih mbak :)
    selain bisa memberikan dampak positif pd kebersihan dan kehijauan kota, kedepannya bisa dijadikan sebagai sarana untuk mengedukasi masyarakat lain yg kampungnya belum bisa bersih dan hijau seperti kampung peserta / pemenang SGC

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa maass bener bangeet bisa jd contoh dan inspirasi kampung-kampun di kota/kabupaten yg lainnyaa. . semogaa makin banyak kampung yang sadar diri dan berbenah jd lebih bersih, rapi,sehat, hijau dan tentunya nyaman untuk ditempati :D

      Hapus
  5. Astra memang selalu menginspirasi ya....
    membuat kita jadi berasa bangga bisa menjadi bagian dari Astra...

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuhuu masss. . bangga yaaa, 4 pilar CSR Astra sangat membantu dan menginspirasi warga Indonesia menjadi lebih baik dan semangat membangun Indonesia :D Jempol dan salut buat astraa :D

      Hapus
  6. Sebagai orang luar Surabaya, jadi pengen sekali datang dan mencoba hidup di Kota indah ini. Semoga suatu hari saya bisa hadir di Kota Surabaya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, iyaa mass. . semogaa bisaa main ke Surabayaa. Agendakaan mas biar bsa terwujudd. banyak kuliner menarik juga di Surabaya sekalian mengunjungi kampung" hijau untuk belajar. hehehe :D siapa tau bsa untuk bekal berbagi ilmu saat balik ke kampung asal. .

      Hapus
  7. Untuk program pemerintah supaya sukses memang butuh dukungan dari waraganya, sebagus apapun programnya tanpa dukungan dari warga akan sulit utk sukses, misalnya tentang kebersihan dan lingkungan, peran serta warga kerja sama dg pemerintah baru bisa ok hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benerr banget mbaak, tanpa ada dukungan dari warga jelas program tidak bisa berjalan sesuai dengan harapan yang diinginkan. Alahamdulillah warga Surabaya begitu antusias untuk membuat Kota nya jadi lebih hijau, bersih dan nyaman untuk ditinggali. Apalagi dibantu oleh Astra, jadi makin sip jadinyaa :)

      Hapus
  8. baru tau ttg Program CSRnya Astra semoga bisa ditiru sama perusahaan lain niy apalagi klo perusahaannya berimbas bwt linggkungan masyarakat sekitarnya 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbaak beelll. . semogaa makin banyaak perushaaan yang mengikuti jejak astra untuk mendukung 4 pilar penting pembangunan bangsa, yaitu pendidikan, kesehatan, lingkungan serta ekonomi :D masyrakat jd lebih terfasilitasi untuk mengembangkan potensi diri dan kampungnya masing-masing :)

      Hapus
  9. Kita harus banyak belajar dr kota2 yang lebih maju ya mba.. smga kota bandung tercinta tempat saya tinggal bisa semaju dan sekeren Surabaya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak vikaa, biar jd lebih semangaat dan terpacu untuk lebih maju lagi :D bandung jugaa kerennn mbak, mulai banyak kampung hijau juga berkembang disana mbaak. Ada jugaa kampung berseri astra di Kelurahan Pasirluyu, Kecamatan Regol, Kota Bandung. . cobaa mbak tengok ke sanaa :D hehee atau kalau mau main ke Surabaya dan liat kampung" hijau disini monggo mbaak, kontak saya ajaaa. . jd biar jalan" bareng :D

      Hapus
  10. Tulisannya lengkap banget mba. Surabaya makin cantik saja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa mbaak, cantik bangeet :D makin hijau dan asriii. . hehehe

      Hapus
  11. sekarang surabaya udah jadi kiblat perkembangan kota-kota daerah lain selain bandung. keren surabaya nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iya keren bangeet perjuangaan warga Surabaya mas :D semangat tinggi untuk bertransformasi jd lebih baik :D

      Hapus
  12. Wah... keren banget program-programnya.
    Sangat menginspirasi banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa pak :D Semogaa bisa memacu semangaat yg lainnya untuk bsa menginspirasi yaa. . Asik bangeet kalau semua kampung di negeri ini jadi hijaaau dan asrii :)

      Hapus
  13. Terakhir aku ke surabaya thn 2006, dah lama bgt ya. Sekarang Surabaya makin bagus ya mbak, jadi cantik. Bersih, ada penghijauan dan jadi asri. Rindu Surabayaku...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayoo mbaaak main ke Surabyaaa. . nanti keliling" kampung hijaau sama wisata kuliner jugaaa :D

      Hapus
  14. Keren ya programnya. Semoga semakin banyak wilayah yang mendapat program seperti ini. Btw, Neng, suka deh sama infografisnya. Ajariiiin! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa mbaak keren-keren ya programmnyaa. mendukung semua pilar CSR Astra which is emang sangat dibutuhkan untuk pembangunan negeri ini. Aamiin semoga makin banyak wilayah yang mengembangkan program-program pendidikan, lingkungan, ekonomi dan kesehatan seperti yang ada di KBA ya mbaak. .


      hehehe makasih mbak, semoga Infografisnyaa juga memudahkan pembaca :D ayoook belajarr bareng hehehe

      Hapus
  15. Wah keren banget ya perusahaan sebesar Astra peduli lingkungan.
    Dulu daerah deket ITS situ klau gk salah ada tempat pembuangn sampah ya mbak? terkenal kumuh, skrng kykny gak lagi ya? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa mbak, kecee mbak ya. Tau banget kalau lingkungan adalah kunci kehidupan yang sejahtera.

      Iyaaa TPA Keputih itu mbaak, deket banget sama KBA yg tadi aku ceritain. Sekarang udah disulap jd asri, hijau dan bersihh. Mampir-mampir Surabayaa mbaak nanti jalan" kesanaa :D

      Hapus
  16. Surabaya makin keren dan top markotop lah
    Kindly visit my blog: bukanbocahbiasa(dot)com

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa mbaak nurul. Makin hijau, asri dan memesonaa ya :D yuk mbak main ke Surabayaa :D

      Hapus
  17. Makin bangga Surabaya yaa.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa mbak, makin semangaat jadinya liat animo warga Surabaya untuk bertransformasi jd lebih lagi. Saluut :D

      Hapus
  18. Program Astra di Surabaya luar biasa, ya? :) Kapan ada program macam ini di Malang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa luar biasaa banget mbaaak. Malang sepertinya udah mulai ada inisiasi tp belum tau lg mbaak. Semogaa bsa terlaksanaa juga di Malang, aamiin . .

      Hapus
  19. Yang saya kagum dari Surabaya adalah karena ada salah satu kampungnya yang menjadikan sampah lalu menyulapnya jadi kampung percontohan, tapi lupa apa nama kampungnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benerr bangeeet mas, itu yang dilakukaan oleh KBA Keputih Tegal Timur Surabaya. so inspiring yaaa. . semoga bisa menginspirasi kampung-kampung lain untuk bertransformasi dari kampung kumpuh ke kampung hijau,bersih serta asri. . Aamiin. .

      Hapus
  20. Asiik ... tulisannya keren mba Lucky. Lengkap juga. Selamat ya mba
    Baca tulisan ini jadi kangen Surabaya :)

    BalasHapus
  21. Cieee layak banget ini jadi nomer satu.
    Btw, aku yang bukan warga Surabaya (tapi kalau ngemol ke Surabaya) juga kagum dengan program-program Bu Risma

    BalasHapus

COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES