Bahagia sebenarnya selalu sederhana. Setiap orang jelas punya
bahagia dengan versinya masing-masing. Begitu juga saya. Salah satu bahagia
yang terus membuat saya kecanduan dan ketika tidak mendapatkannya membuat saya
sampai susah tidur, susah makan, atau bahkan menangis sesenggukan. Bahagia
macam apakah itu? Pasti ini bahagia yang sangat istimewa.
![]() |
My Favorit Ibuk (2014) (Dok.pribadi) |
Ibuk selalu pulang kantor dengan kotak jajan yang masih penuh. Ada sosis ayam, roti kukus, pastel, spiku yang langsung ludes jadi rebutan kakak, saya dan adik. Ah Ibuk, selalu bisa saja membuat anak-anaknya bahagia. Rela tidak makan dan bilang masih kenyang agar anak-anaknya bisa makan dengan lahap. Apakah semua Ibuk-Ibuk di seluruh dunia sebaik ini? Surga yang indah untukmu kelak buk. Aamiin.
Bahagianya melihat Ibuk bahagia. Lebih bahagia
lagi ketika bisa membuat Ibuk bahagia dan menjadi alasan di balik kebahagiaan Ibuk,
ceria Ibuk, ataupun senyum manis Ibuk. Sungguh Allah memang Maha Baik,
menghadirkan bidadari surga yang dengan melihat senyumnya saja hidup terasa
sangat bahagia. Begitu halnya ketika tidak mendapati Ibuk bahagia, hidup
rasanya juga sedih, waktu berjalan lambat dan jadi linglung merenung hingga
berjam-jam. Sedih bukan kalau melihat Ibuk sedih? Kalau saya, jelas sedih.
Tak terasa sekarang usia saya beranjak 22 tahun, Ibuk
juga semakin tua. Uban semakin merata, kerutan di wajah juga muncul satu-dua.
Tapi tetap, senyum Ibuk selalu menyebarkan bahagia ke sekitar. Seiring
bertambahnya usia Ibuk, semakin rentan pula kesehatannya. Apalagi Ibuk juga ada
riwayat penyakit diabetes keturunan dari Kakek.
Namun sekarang keadaannya berbeda. Ibuk tidak sekuat saat aku masih TK ataupun SD. Ibuk sekarang juga semakin kurus, karena seperti penderita diabetes pada umumnya meskipun Ibuk makan dalam porsi normal namun susah terolah menjadi energi akibat insulin yang diproduksi oleh kalenjar pankreas dalam jumlah yang kurang. Hmm, Ibuk semoga tidak kambuh-kambuh terus diabetesnya. Aamiin.
Namun sekarang keadaannya berbeda. Ibuk tidak sekuat saat aku masih TK ataupun SD. Ibuk sekarang juga semakin kurus, karena seperti penderita diabetes pada umumnya meskipun Ibuk makan dalam porsi normal namun susah terolah menjadi energi akibat insulin yang diproduksi oleh kalenjar pankreas dalam jumlah yang kurang. Hmm, Ibuk semoga tidak kambuh-kambuh terus diabetesnya. Aamiin.
Sakit Ibuk sering kambuh karena banyak faktor.
Salah satu faktornya adalah pikiran. Bahagia bisa menjadi salah satu obat
paling ampuh agar penyakit Ibuk tidak kambuh-kambuh lagi. Semenjak Ibuk didiagnosis
positif terkena penyakit diabetes, ada banyak hal yang sengaja saya lakukan dan
bagikan pada mbak dan adik agar melakukan hal yang sama. Agar Ibuk selalu
bahagia dan tidak kambuh-kambuh lagi sakitnya.
Saya mencoba melakukan beberapa tips ini namun belum selalu berhasil menerapkannya. Namun, saya sudah coba dan berhasil
merasakan kebahagiaan lewat tips-tips ini. Yukk, check it out untuk
detailnya.
Doakan Ibuk agar selalu bahagia. Ini
wajib.
Ridho Allah tergantung dengan ridho kedua orang
tua. Jadi kalau semisal ayah dan Ibuk sudah merestui, insya Allah selalu ada
jalan menuju kebahagiaan. Tentunya, sebagai seorang anak, berbakti pada orang
tua adalah sebuah kewajiban. Mendoakan kebahagiaan ayah dan ibu sudah dilakukan
bahkan sedari masih kecil. Doa untuk ayah Ibuk yang tak pernah lupa dilafalkan
selepas solat ataupun selepas kegiatan doa bersama. Doakan ayah Ibukmu, agar Allah senantiasa
memberikan kebahagiaan untuk keduanya. Aamin.
Ajak Ibuk untuk hidup sehat
Ibuk saya ini tipe orang yang susah, apalagi
diajak untuk olahraga. Susah sekali, bahkan ayah sudah ribuan kali mengajak Ibuk
untuk jalan pagi, responnya tidak selalu mau ikut karena Ibuk mudah sekali
kelelahan. Tidak apa, butuh proses.
Melihat Ibuk yang sekarang, jauh lebih baik dari
sebelumnya. Semenjak sakit, Ibuk sudah beralih konsumsi nasi merah atau gandum.
Tidak lagi makan nasi putih karena kandungan gulanya yang cukup tinggi. Semenjak
terkena penyakit diabetes, berat badan Ibuk sudah turun lebih dari 20 kg. Jadi Ibuk
yang sekarang tidak segendut yang dulu.
Satu lagi, biar Ibuk bisa sehat terus salah
satunya dengan mengontrol pikiran alias mengelola stress dengan baik. Ibuk saya
ini tipe pemikir, sama persis seperti putrinya ini. Apa apa dipikir, salah sedikit dipikir. Alhasil tekanan Ibuk sering kali lebih dari 200 mmHg dan gulanya
melebihi 500 mg/dL. Hiks jadi sedih kalau dikabari kondisi Ibuk seperti itu.
Sehat tidak hanya berasal dari pola makan dan gaya
hidup yang sehat, pikiran juga sangat mempengaruhi. Saya sangat sering berpesan
pada Ibuk sekaligus menasehati diri sendiri bahwa kunci sehat juga berasal dari hati dan pikiran. Sehat itu
berbanding lurus dengan syukur dan bahagia.
Begitupun sebaliknya. Semakin banyak bersuyur maka akan semakin bahagia dan makin sehat jiwa dan raga. Karena kadang atau bahkan sering kali sakit muncul dari perasaan tertekan, sedih, stress akibat kurang bersyukur dan terlalu mengejar dunia. Well, bahagia itu perihal hidup yang penuh syukur. Jadi meskipun sedang sakit, mikirnya positif biar cepat sehat. Jadi hidup lebih bahagia.
Begitupun sebaliknya. Semakin banyak bersuyur maka akan semakin bahagia dan makin sehat jiwa dan raga. Karena kadang atau bahkan sering kali sakit muncul dari perasaan tertekan, sedih, stress akibat kurang bersyukur dan terlalu mengejar dunia. Well, bahagia itu perihal hidup yang penuh syukur. Jadi meskipun sedang sakit, mikirnya positif biar cepat sehat. Jadi hidup lebih bahagia.
Sering memberikan kejutan bahagia ke
Ibuk
Pulang adalah hal sakral bagi para
perantau, maka sering-seringlah pulang. Karena pulang bukan hanya perihal ada waktu atau tidak, namun menyempatkan untuk
pulang atau tidak. Pulang ke rumah masih dan akan selalu menjadi hari yang
paling saya tunggu-tunggu sejak menjadi anak perantauan. Sekarang saya sudah sering
pulang, tidak seperti jaman SMA yang hanya diberikan waktu pulang 3 bulan
sekali. Jaman mahasiswa baru (maba), pulang setidaknya 2 bulan sekali. Namun sekarang, alhamdulillah bisa sebulan
sekali menengok Ayah, Ibuk, adik dan kampung halaman.
Pulang dengan membawa kejutan untuk Ibuk tentu
menambah bahagia Ibuk jadi berlipat-lipat. Sudah menjadi kebiasaan untuk setidaknya
bawa kue lapis asli Surabaya. Bulan depan, saya rencana pulang sekitar perayaan
hari Kartini. Nah, sekaligus untuk merayakan hari perjuangan Ibu Kartini
sebagai simbol perjuangan para wanita, ingin rasanya membawa pulang hadiah sebagai kejutan
untuk Ibuk di rumah.
Pucuk
ditiba ulam pun tiba, sering window shopping, cuci mata atau sekedar cek harga
di elevenia, kali ini sedang ada diskon menarik nih di peralatan rumah. Entah kenapa, sekarang saya
punya hobby cek harga peralatan rumah. Mulai mempersiapkan diri untuk membangun rumah
tangga. Lol. #eh
#aamiin. Pas banget dengan momen hari
kartini nanti, pengen beliin beberapa barang yang Ibuk inginkan.
Ada dua barang yang Ibuk inginkan. Alhamdulilah,
ada rejeki lebih dari kerjaan freelance saya dan di kantor juga
#rejekianaksholehah. Jadi, lumayan bisa untuk membeli barang impian Ibuk dan
buat Ibuk senang.
Bulan lalu Ibuk cerita ingin beli rak pisau karena
di dapur pisau masih diletakkan di tempat seadanya. Pisau set ini pasti membantu Ibuk lebih mudah
dalam memasak karena terdiri dari beberapa jenis pisau dan dilengkapi telenan masak sekaligus. Tidak hanya itu, pisau set ini membuat dapur lebih tertata
rapi jadi ketika membutuhkan bisa langsung menuju ke box pisau set.
Namun, sampai sekarang Ibuk belum mendapatkannya
karena belum ada waktu untuk belanja, apalagi pekerjaan kantor sedang banyak
jadi sepulang kerja Ibuk sudah lelah dan tidak bisa keluar. Weekend pun Ibuk
sudah ada kegiatan sendiri. Maklum, Ibuk masih belum bisa belanja online
melalui smartphone nya. Apalagi saya
sedang tidak di rumah. Kesempatan saya nih untuk mewujudkan keinginan Ibuk.
![]() |
Harga Pisau Set di Elevenia |
![]() |
Deskripsi Produk Pisau Set |
Barang impian kedua yang ingin saya berikan ke Ibuk
adalah Juice Extractor. Kemarin sudah survey harga di elevenia terdapat produk Juice Extractor dengan harga yang terjangkau dan bersahabat
dengan kantong. Sebagai penderita diabetes, konsumsi buah adalah hal yang baik.
Buah tidak hanya bisa mengganjal rasa lapar, namun juga memiliki kandungan
serat dan vitamin yang tinggi. Tidak hanya itu, buah memiliki kandungan glukosa
yang dibutuhkan oleh penderita diabetes. Glukosa yang terkandung pada buah
tidak memicu peningkatan kadar glukosa di dalam tubuh penderita diabetes.
Ibuk suka sekali konsumsi buah dan sayur. Apalagi
setelah positif terkena diabetes, ibu lebih sering ngemil buah sayur dari pada
konsumsi makanan yang memicu peningkatan kadar gula darah. Usaha yang bagus
menurut saya, karena Ibuk ingin menjaga kestabilan gula darah dalam tubuhnya.
Konsumsi buah secara langsung membutuhkan variasi
agar tidak bosan dan lebih semangat dalam mengonsumsinya. Salah satu caranya
adalah dengan membuat jus buah ataupun mengkombinasikan buah dan sayur. Juice Extractor ini sangat menunjang pola hidup sehat dengan jus buah yang baik untuk
kesehatan dan aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.
Semenjak Ibuk sakit, Ayah banyak belajar
mengenai jus buah yang baik dan aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Adanya
Juice Extractor juga akan sangat membantu ibu untuk bisa rutin mengonsumsi jus buah dengan mudah serta
bisa membuat variasi jus buah dan sayur agar tidak bosan.
Terdapat beberapa buah, seperti pepaya, jeruk bali, apel, tomat dan wortel yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes karena mengandung indeks glikemik yang rendah sehingga tidak memicu peningkatan kadar glukosa. Saat ini, Ibuk juga sudah mulai sering mengonsumsinya secara langsung.
Terdapat beberapa buah, seperti pepaya, jeruk bali, apel, tomat dan wortel yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes karena mengandung indeks glikemik yang rendah sehingga tidak memicu peningkatan kadar glukosa. Saat ini, Ibuk juga sudah mulai sering mengonsumsinya secara langsung.
![]() |
Deskripsi Produk Juice Extractor |
Harga yang diberikan oleh elevenia untuk Juice Extractor mendapatkan potongan sebesar 23% dari harga sebenarnya 1,45
juta menjadi 1,1 juta. Lumayan bisa lebih hemat dan uangnya bisa untuk bayar biaya
ongkos kirim. Estimasi ongkos pengiriman reguler sekitar 208 ribu dengan berat
8 kg. Semoga dengan adanya Juice Extractor ini pola hidup Ibuk
makin sehat karena bisa semangat konsumsi jus buah yang ada dan yang jelas jus
buahnya murni tanpa tambahan gula. Semangat hidup sehat Ibuk! Semangat untuk
rutin konsumsi jus buah yang menyehatkan.
Elevenia super banget ya 😁Selalu
setia memberikan diskon besar dan banyak promo menarik. Tentunya dengan respon dan pelayanan
yang memuaskan. Pilihan beragam, harga terjangkau dan tentunya banyak penawaran menarik yang diberikan. Semoga elevenia makin baik dan sukses kedepannya. Aamiin.
Oiya, yang mau kepo-kepo mengenai elevenia bisa langsung cus ke website, facebook, twitter, google+, youtube, dan instagram elevenia. Biar makin kenal dan bisa update terus diskon serta promo menarik dari elevenia 😁
Oiya, yang mau kepo-kepo mengenai elevenia bisa langsung cus ke website, facebook, twitter, google+, youtube, dan instagram elevenia. Biar makin kenal dan bisa update terus diskon serta promo menarik dari elevenia 😁
Sederhana namun begitu bahagia. Ketika bisa
membuat orang di sekitar kita bahagia. Apalagi membuat bahagia Ibuk, malaikat
tanpa sayap yang begitu menenangkan ketika melihat senyum dan tentu melihatnya
sehat. Bahagia dan sehat terus ya Buk, Love you Ibuk.
*Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog “Cerita Hepi Elevenia” yang diadakan oleh Elevenia Indonesia. Yuk teman-teman bisa
ikutan juga kontes Blog ini. Bagikan cerita bahagia dengan orang yang kamu
sayangi dan hadiah yang ingin kamu berikan ke mereka. Yuk ikutan.
--
Referensi: