Selasa, 06 Agustus 2013

Inovasi Jamu - Semakin lestari, semakin digemari

Minum jamu tiap hari. Hilang sakit hilang nyeri
Minum jamu tiap hari. Badan sehat dan berseri
 - Cuplikan lagu Mbok Jamu - Errin & Karlina

Lagu tahun 90-an itu yang awalnya membuat saya penasaran untuk mencoba bagaimana 'rasanya' minum jamu. And it works.  Saya jadi ketagihan. Selain rasanya yang menyegarkan, jamu membuat nafsu makan meningkat. Hahha. .:)

Sejak saya kecil kira-kira mulai umur 8 tahun,  ibu sudah berlangganan dengan penjual jamu keliling. Penjual jamu keliling yang akrab di panggil Pak Slamet menjual berbagai macam jamu mulai dari beras kencur, kunir asem, paitan, cabe puyang, sinom, suruh sampai galian singset juga lengkap dijual disitu. Saya sering beli jamu beras kencur. Menurut saya rasanya lucu. Enak :D

Setiap hari Pak Slamet dengan sepeda jengki kesayangannya berkeliling menjajakan jamu dari pagi hingga sore. Biasanya siang hari, jamu dagangannya sudah habis terjual. Ibu biasa membeli 2 botol, 1 beras kencur dan 1 kunir asem. Jaman itu 1 botol dihargai tiga ribu rupiah. Satu plastik es dijual lima ratus rupiah. Harga yang cukup terjangkau.


Seperti yang kita tahu jamu merupakan ramuan obat tradisional yang memiliki banyak khasiat. Konon katanya jamu memang sudah dikenal berabad-abad yang lalu di Indonesia dan merupakan warisan budaya dari para leluhur. Selain itu, jamu juga telah resmi dipersiapkan Kemendikbud untuk diajukan ke lembaga kebudayaan PBB, UNESCO demi memperoleh pengakuan sebagai Warisan Kebudayaan Dunia karsa dan karya bangsa Indonesia. Sungguh membanggakan :D Perkembangan jamu pun sudah berkembang demikian pesatnya mulai dari jaringan penjualan sampai trik pemanfaatannya. Luar biasaa memang para inovator jamu. Salut deh pokoknya (y).

Inovasi-inovasi yang terjadi merupakan salah satu usaha untuk melestarikan warisan budaya jamu tradisional. Sebagai contohnya adalah inovasi dalam hal penjualan jamu yang semakin bervariasi mulai dari jamu gendong sampai kedai jamu portable alias menggunakan mobil. Inovasi yang cukup bagus, jadi para penikmat jamu seperti saya ini bisa lebih cepat mendapatkan jamu yang diinginkan.




Inovasi yang lain adalah dalam hal pemanfaatan jamu. Berbagai macam trik yang sangat kreatif dalam pemanfaatan jamu. Bervariasi, unik dan lebih menarik. Mulai dari dibuat permen, kue, es krim, puding, jelly, cokelat sampai yoghurt. Tujuan utama inovasi ini adalah agar lebih banyak yang suka dan mau mengonsumsi jamu. Selain itu agar banyak orang yang bisa merasakan dan mendapatkan khasiat yang terkandung dalam jamu tanpa takut dengan rasanya. 





Menurut saya, kebanyakan orang enggan minum jamu dikarenakan fakor rasa yang cenderung pahit. Orang-orang jadi phobia untuk minum jamu. Takut pahit. Nah, sekarang jamu bisa dikreasikan dengan berbagai rasa tanpa mengurangi khasiat yang terkandung didalamnya. 

Pernah saya berpikir ingin mencanangkan program jamu masuk kampung. Jadi, penjualannya menggunakan mobil yang sudah dimodif sedemikian rupa menjadi sebuah kedai klasik yang menjual jamu dalam berbagai jenis dan variasi rasa. Variasi jenis dan rasa ini agar anak-anak kecil atau bahkan orang-orang dewasa bisa lebih menyukai jamu. Dari situ, mereka semua jadi suka dan tidak takut minum jamu. :D



Jamu sebagai aset nasional yang sangat berharga untuk Indonesia. Jamu sebagai warisan harus terus digali dan dilestarikan. Apalagi trend yang sedang gencar-gencarnya disuarakan ‘back to nature’ khususnya dalam pemanfaatan jamu untuk dijadikan produk minuman, makanan ataupun kesehatan sebagai tanggapan terhadap banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan oleh produk berbahan kimia. 

Sebagai contoh yang paling sederhana adalah penyembuhan penyakit rematik dengan jamu kumis kucing. Membuatnya cukup mudah yaitu dengan sesendok kecil daun kumis kucing yang dilumatkan dicampur dengan sesendok makan daun meniran yang sudah dilumatkan juga. Lalu direbus dengan segelas air sampai airnya tinggal tiga per empat. Disaring terlebih dahulu kemudian diminum. Penyembuhan dengan jamu tradisional lebih aman dibandingkan dengan menggunakan obat-obatan kimia. Ya ini menurut saya, jamu memang sangat berpotensial untuk terus dikembangkan. 

Tidak ada alasan untuk tidak mengembangkan jamu :D #weitss. Indonesia kaya akan sumber daya alam, apalagi tanaman herbal alias tanaman obat-obatan yang digunakan sebagai bahan dasar jamu. So, there is no reason for us to not develop jamu as the world cultural heritage. Indonesia proud to have it:D

Melestarikan jamu pada tempatnya, sesuai prosedur, penuh kebermanfaatan. Harusnya memang seperti itu. Tapi masih saja ada oknum yang menyalahgunakan. Demi keuntungan pribadi, tanpa memikirkan orang lain. Sebulan yang lalu tepatnya, waktu browshing di Internet saya membaca berita mengenai penggrebekan BPOM (Balai Pengawas Obat dan Makanan) Semarang pada salah satu pabrik produsen jamu di Desa Gentasari, Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap. Penggrebekan ini dikarenakan perusahaan jamu tersebut mencampur bahan jamu dengan BKO (Bahan Kimia Obat). Untuk kelengkapan beritanya bisa dilihat disini.

Tragis memang, semakin lama banyak yang tak segan menghalalkan segala cara demi ‘uang’. Semoga saya jauh dari orang-orang seperti itu :3 Ngeri kalau sampai minum jamu oplosan dengan obat-obatan kimia -_-

Demikian sekelumit cerita saya tentang jamu ^^
Semangat lestarikan jamu–Jadikan jamu warisan kebudayaan dunia :D


artikel ini diikutkan dalam LOMBA PENULISAN ARTIKEL JAMU DI BLOG
Semoga bermanfaat dan menginspirasi :D

Daftar Pustaka :


45 komentar:

  1. jadi inget Jang Geum yang memasukkan obat-obatan herbal ke dalam makanan keluarga istana tanpa mengurangi kelezatan dan cita rasa makanan.. apapun tentang Inivasi seharusnya bertujuan positif dan memeberikan manfaat yang lebih efektif :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haaha. . iya jaww :3
      yup. sepakat. inovasi memang harusnya membawa perbaikan kedepan dan bisa lebih bermanfaat :D

      Hapus
  2. Setuju. Jamu adalah warisan budaya yang banyak sekali manfaatnya. Selain dapat melestarikan pengobatan alami, juga dapat memberdayakan masyarakat desa sekaligus media untuk belajar (Toga/Laboratorium keluarga). Tetap lestarikan dan temukan khasiat2 lain jamu masa kecil kita ya !

    BalasHapus
  3. ehmmmm,,,, keren sekali neng tulisannya, mengesankan, mengingatkan sebagian orang termasuk saya, akan masa lampau , dan menghargai namanya kenangan ataupun sejarah, yang bisa kita jadikan acuan untuk bersyukur :) -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaa. . alhamdulilah kalau bermanfaat :) yap, itu harus. kan Jasmerah "Jangan sekali-kali melupakan sejarah" :D

      Hapus
  4. sekarang udah jarang ngeliat orang jualan jamu keliling, dan minat masyarakat juga menurun-digantikan dengan minuman minuman non herbal. tapi jika jamu masuk kampung bisa terealisasi, minat minum jamu masyarakat kembali dong ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa fi. juaarangg sekarang. tp untungnya pak slamet masii keliling jualan jamu :D bisaaa di coba. :) let us see :D

      Hapus
  5. Balasan
    1. hahaa. . nantinya pengen direalisasikaan zak :D
      lewat PKM bagus juga :D heheeee :D

      Hapus
  6. Cintailah Produk2 Indonesia. Moga2 dengan semakin banyak kreatifitasmu semakin terbantu negara kita. Amin...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaminn. . dari langkah kecil bisa memberikan efek yang besar untuk Indonesia. . :D suwun pak pan :)

      Hapus
  7. semoga banyak orang yang sadar kyk km ya dek. mau melestarikan budaya bangsa. jadi semakin banyak anak muda yang semakin sadar sehingga budaya tersebut gak hilang. mudah-mudahan bisa di realisasikan mobil jamu masuk kampungnya. amin :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. aamiin mbakk. . udaaa banyak yang sadar kok mbak. cuma belum keliatan effeknya :D

      Semogaaa saja.. #bighope #jamumasukkampung :D

      Hapus
  8. Wahahaha... unik AGanwati satu ini.. menambhkan rasa untuk jamu dengan brbagai varian.. asik jg.. tp d order online g ni??? Haha.. semangt inovasix.. tetap brkarya untuk Indonesia.. salam sukses!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaa. . mesti wes :3
      produk" yg tak mention diatas uda banyak yg diorder online kok. contohnya cokelat jamu ra. :D coba search :p

      siaaappppp. salam sukses kembali :D

      Hapus
  9. Kalau Orang Tionghoa punya obat herbal yang terkenal itu, Indonesia pun punya Jamu yang melegenda... :D
    Tapi kurangnya peminat jamu sekarang, membuat sebagian besar pembuat jamu menjadi beralih profesi. Semangat Mbak, lestarikan lagi jamu yang langka dengan beraneka inovasi. Semoga Jamu bisa segera "Show Up" kembali...

    Btw, cokelat jamu diatas dijual di mana ya? Inovatif sekali!

    BalasHapus
    Balasan
    1. like like. jamu yang melegenda :D hahaha. .
      iya dek, inovasi" yang dilakukan cukup berhasil menambah peminat pengonsumsi jamu kok. para pembuat jamu juga lebih giat lagi berkreasi dengan jamu :) insya Allah bisa segera 'show up'. Aamiin :)

      Itu asli jogja dek. . yup. for sure. kreatif sekali.
      jadi pecinta coklat bisa sekalian jd pecinta jamu :D

      Hapus
  10. rara mengatakan bahwa
    "aku sulit golek jamu saiki :( padahal aku seneng jamu"
    :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga jamu masuk kampung bisa terealisasi mbak :)
      dan doakan saja sampe kampungnya sampean :D hahaaa. . biar nggobatin kangennya minum jamu :)

      Hapus
  11. nice post :D semoga jamu masuk kampungnya bisa segera 'deal' . .hehe
    ngomong" cokelat jamune iku ketoke enak mbak. . bsa beli dmna ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahhaa. . makasiii sudahh mampirr dek :D
      Aamiin.aamiin. . semoga dananya juga segera ada. . hahhaa

      enaaakkk emang. . :p itu beli d jogja. . bisa order online kok. beli deh, cobaiin :p

      masii suka minum jamu se ?

      Hapus
    2. iya mbak. . podo" :D tp bayar he :p Aamiin ya Allah..
      beliin mbak. nanti tak ganti pas ketemu uangnya. piye ?
      lumayan.tp gak sesering pas dulu mbak. tukang jamunya sering gak lewat rumah soalnya.

      Hapus
    3. pancet ae dek. bayare kapan" wes :p
      hahhaa. . mesti wes. iyo" gampang. sms ae :)
      oalah. .oh iya se dek, pas pulang ke rumah aku juarang lihat pak slamet lewat depan rumah. . :|

      Hapus
    4. ookeee.sukses lombanya mbak :D kalau menang harus beliin cokekat jamuu. harus :D
      iya mbak. makanya aku pengen jamu masuk kampung cepet terwujud. biar jamu tetep lestari. hehe

      Hapus
    5. Aamiin.aamiin. . siaap dek gembul. iya seloow :D
      hahaha. so do I boy #again #bighope #jamumasukkampung

      Hapus
  12. Semangattt mbaakk. terus lanjutkan inovasinya. good luck !

    BalasHapus
  13. Kaakk aku mau coklat jamu..:D ternyata jamu itu macemnya banyak ya,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaa. . iya deekk. .enaakk ituu :D
      banyak macemnya emang, kan biar lebih lestari :)

      Hapus
  14. keren mbak lucky..pengen yang coklat jamu sama kue jamu..bisa juga mbak jamu2 itu di populerkan dgn nama2 keren..terinspirasi dari sebuah rumah makan yg nyebut jamu beras kencur itu "beken" .. hehe awesome post :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasii dekk ochaa :D
      hahaa. . iyaappp. ide bagus. nama yang menarik biar banyak yang tertarik :D hehe. .
      Danke schon adek. uda mau mampir :D

      Hapus
  15. Klo liat hastaq dan covernya #cokelat roso, apa sudah ada penelitian apabila penambahan rasa/cokelatnya sendiri terhadap kandungan jamunya.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau dicoba dari rasa cokelatnya , jamunya berasa banget pak..
      Untuk kandungan gizi pasti akan lebih banyak karena cokelat sendiri juga baik untuk kesehatan dan kandungan jamunya tetap terasa pak :D

      Matur sembah nuwun, sampun mampir :D

      Hapus
  16. jadi ingat masa kecil yang selalu disuruh bahkan dipaksa minum jamu. tapi khasiatnya tersa sampai sekarang.. Jadi pengen balik ke kampung halaman untuk minum jamu..
    :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaa. . iyaaa. . :D
      btw di surabaya juga banyak yg jual jamuu kok aini. aku beberapa hari yg lalu minum jamu sinom dan enaaaaaakkk banget. hahaa, . kapan" deh beli jamu bareng :D have a jamu time together. it woulde be great :D

      Hapus
  17. Kalo saya sukanya sinom! Rasanya enak, terus kalau buat yang cewek-cewek yang sering kram perut sebelum datang bulan, minum ini insya Allah manjur. :D
    Oiya, saya juga pernah baca ada cafe yang jual jamu dan sasarannya keluarga. Jadi jamu untuk anak-anak pun ada. Kalau yang untuk anak-anak rasanya tidak sepahit yang untuk dewasa, ada rasa strawberry, dll. Terus jamu dewasanya dikasih pendamping untuk menetralisir pahitnya, kalau gak salah dikasih permen. Tapi saya lupa itu cafe ada di mana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaaa mbak shel. . sinom jugaa enak :D
      kreatif banget cafenya ya. . waduh, sayang sekali mbak lupa. kalau pas inget share mbak yaa.alamat cafenya dimana. pengen kesana soalnya. biar temen" yang lain juga bisa kesana dan merasakan how great the taste of jamu. hehee. .:D

      Hapus
  18. Selamat ya Mbak Lucky sudah jadi juara II
    Hebat !!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulilah bu. . :D Terima Kasih :)
      blog bu Anita bagusss :)

      Hapus
  19. Artikel tentang Jamu yang bagus...
    Selamat jadi Pemenang ya :)

    Keren....

    BalasHapus

COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES