Wednesday, February 28, 2018

Manajemen Waktu: Memaksimalkan Potensi Waktu Luang


Indeed. Hidup di dunia ini hanya sekali. Maka jadikanlah bermanfaat dan penuh arti. Pertanyaannya, bagaimana kita bisa menjadikan hidup yang kita miliki? 

Yap, jawabannya adalah memanfaatkan waktu yang diberikan dengan sebaik mungkin. Melakukan manajemen waktu dengan sebaik-baiknya. Manajemen waktu ini susah-susah gampang. Susah untuk memulai, gampang kalau sudah terbiasa menerapkannya. Yaiyalahyaaah, Lucy retoris banget yak, maafkaan :"

Kok cuma 24 jam aja sih ya, kurang banget nih banyak kerjaan belum selesai tapi deadline udah besok aja. Pernah nggak sih dalam kondisi seperti itu? Jujur sebenarnya 24 jam adalah waktu yang lebih dari cukup. Namun,rutinitas yang begitu padat, tumpukan kerjaan yang terasa tidak ada habisnya membuat seakan-akan waktu 24 jam ini terasa sangat kurang. Mau minta tambah juga mustahil. Alhasil jadi manusia super sibuk yang bahkan waktu tidur hanya 2-3 jam. 

Nah, untuk menghindarkan diri jadi orang sibuk dan bertransformasi jadi orang yang produktif bisa dilakukan dengan manajemen waktu yang baik. Oiya wait, bisa simak perbandingan antara busy people dengan productive people


Pasti diam-diam ada yang merasa, "Aaaa selama ini jadi orang yang sibuk, nggak produktif sama sekali". It's okay kalau masih merasa begitu. berarti masih ada kesempatan untuk berubah. Saya pun begitu :) 



Nah, bagaimana sih caranya melakukan manajemen waktu dengan baik? 


Teman-teman pasti kebanyakan udah pernah yaa dapet tips-tips diatas. Sederhana namun susah
gtu untuk mulai menerapkannya. Nggak susah kok, kalau niatnya udah kuat dan terus latihan tiap hari. Semangat! 

Pertama: Membuat to do list harian. Kalau saya pribadi sudah melakukan ini sejak jaman bangku SMA. Membantu banget dalam memanage pekerjaan apa saja yang harus dikerjakan dalam satu hari itu. To do listnya bisa ditulis manual di kertas atau bisa juga pakai aplikasi di hp. Kan makin canggih ya teknologi yang ada. Pakai aplikasi google calendar juga enak banget lo. Seperti ini tampilannya :)


Kedua: Menentukan prioritas. Proritas ini terbagi menjadi: Penting mendesak,  Penting tidak mendesak, Mendesak tidak penting, Tidak penting + tidak mendesak. Tapi kalau saya pribadi, penjadwalannya menurut waktu jadi lebih terarah sesuai waktu yang sudah ditentukan. Sudah
otomatis tersusun prioritasnya menurut waktu. 

Ketiga: Harus memberikan deadline. Jadi diatur waktunya, berapa lama nih waktu yang kita butuhkan untuk mengerjakan pekerjaan itu? Kalau tanpa deadline akibatnya bisa sesuka hati menunda-nunda, alhasil to do list hanya berakhir jadi list tanpa makna. 

Keempat: Belajar berkata tidak ya untuk agenda dadakan, kalau yes-yesnya cepet nanti kasihan diri sendiri. Target kerjaan ndak kepegang dan jadi semrawut semuanya

Kelima: Tentukan target lebih awal ini sangat membantu agar target bisa tepat sasaran, maksudnya berhasil terselesaikan dengan baik

Keenam: Harus fokus pada target yang telah ditentukan

Ketujuh: Atur reminder, btw di google calendar itu bisa disetting reminder lo, jadi sebagai penginat gitu sama apa list kita selanjutnya

Terakhir: Selalu berikan waktu luang pada jadwal mingguan. Waktu luang ini asli penting banget, biar sejenak bisa menikmati hidup dengan apapun yang kita suka.

Selanjutnya, apa sih pentingnya manajemen waktu?


Alasan pentingnya manajemen waktu adalah banyak memberikan manfaat untuk diri kita antara lain sebagai berikut: 

1.Menghilangkan kebiasaan suka menunda
Nah, manajemen waktu ini bagus banget buat yang punya sifat suka males-malesan. Suka bilang “nanti deh kerjainnya” dan akhirnya keteteran sendiri di akhir. Manajemen waktu ini bisa jadi obat paling ampuh untuk mengatasi kebiasaan menunda-nunda itu. Set target kerjaan, pasang deadline waktu, dan laksanakan. Pasti susah di awal-awal namun slow but sure pasti bisa karena terbiasa melakukannya.

2. Manajemen waktu membuat diri ini lebih disiplin dan kerja cepat
Deadline waktu yang ditetapkan pada setiap target pekerjaan membuat lebih disiplin dalam memanfaatkan waktu yang ada. Sekedar cerita ya, disini orang-orangnya punya budaya tepat waktu banget, jadi ngerasa kebantu dengan kebiasaan manajemen waktu yang ada karena  jadi disiplin terhadap target kerja, kelas, meeting. Ditambah lagi disini semuanya dikerjakan cepat, semboyannya aja 빨리빨 “ppali-ppali” – cepat dan tepat. Jadi manajemen waktu bisa  sembari belajar untuk kerja disiplin dan kerja cepat.

3. Menghindari tabrakan antar aktivitas dan mempermudah semua urusan
Manajemen waktu tentu membuat setiap aktivitas lebih teratur sehingga kecil kemungkinan satu sama lain bertabrakan, kecuali kesalahan saat penjadwalan. So, make sure untuk buat to do list dengan serinci dan sebenar mungkin ya supaya semua urusan juga lebih mudah dan terarah. 

Ingat ya teman-teman, waktu ini tidak bisa di  Ctrl + Z ataupun Ctrl + Y lho yaa. . Sekali lewat ya babaayy. Jadii tugas kita menggunakan waktu dengan sebijaksana mungkin, termasuk menggunakan waktu luang yang dimiliki dengan semaksimal mungkin. 

Oiya, seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, penting sekali untuk kita memberikan setidaknya waktu luang pada jadwal mingguan. Weekend tentunya jadi waktu luang yang sangat potensial untuk dimanfaatkan. Yah, meskipun kadang masih juga ada yang bekerja saat weekend #tunjukdiri. Namun, saya pribadi menganggap ngelab di saat weekend itu kegiatan untuk mengisi waktu luang supaya tidak berasa ya ngenesnya.

Anyway, banyak dari kita yang memanfaatkan waktu luang saat weekend dengan kurang bijaksana. Alhasil, weekend hanya berlalu jadi weekend yang ala kadarnya. Weekend terasa berlalu begitu cepat. Ya iyaaa, kalau weekend seharian hanya untuk tidur-tiduran di kasur tanpa melakukan hal berfaedah sekalipun :" Beda cerita lagi, kalau kita memanfaatkan waktu luang saat weekend dengan hal-hal yang kita suka, yang berkesan, yang menghasilkan sesuatu. Yuhu, waktu luang ini bisa dimaksimalkan salah satunya dengan mengerjakan hobby atau apapun yang kita suka. 


1. Pasang mindset kalau waktu luang itu harus digunakan untuk hal yang bermanfaat. Tidak sekedar tidur seharian sambil scrollin timeline mantan #eh

2. Lakukan hobby atau apapun yang teman-teman sukai sembari memaksimalkan potensi diri yang dimiliki. Misal nih ya, suka nulis , nah bisa bikin blog, ikut komunitas menulis (FLP), ikutan komunitas-komunitas blogger (e.g Blogger Perempuan Network, Warung Blogger) sekalian nambah networking. Ada yang suka nyanyi bisa ikut paduan suara.

Suka design? bisa buka bisnis illustrator, ikut sanggar lukis. Suka banget main medsos  --> bisa rintis
online shop atau berdakwah melalui media sosial. Bagi yang suka beraktivitas di luar dan gak bisa diem aja di rumah, bisa bergabung jadi relawan dan komunitas social. Lain lagi sama yang suka stay di rumah aja. Eits tetep bisa maksimalin waktu luang kok. Bisa bersih-bersih rumah, bantu ibu masak, dekorasi kamar, ataupun atur tata ruang di rumah biar ganti suasana baru.

3. Buang jauh-jauh rasa malas dengan memaksakan diri melakukan sesuatu yang bermanfaat. Hawa malas ini sungguh kuat banget ikatannya dan yang paling susah adalah memulai. Tapi kalau udah sekali memulai, pasti ketagihan dan gak akan berhenti kalau belum capek. 

4. Buat janji dengan teman atau komunitas saat waktu luang, bisa nambah networking sekalian mengasah potensi diri juga kan dengan mengikuti kegiatan komunitas

5. Tentukan target yang ingin dicapai sehingga waktu luang jadi lebih maksimal. Harus pasang target, karena kalau saya target ini jadi acuan. Jadi apapun yang kita kerjakan jadi lebih terarah.

Oiya teman-teman, memaksimalkan waktu luang dengan hal-hal yang kalian suka ini juga mendukung banget lho untuk karir dan mencapai cita-cita masa depan. Kok bisa? Iya, karena kalian aktif dalam mengembangkan potensi diri yang dimiliki dan secara tidak langsung menjadi poin plus saat mengikuti seleksi kerja ataupun beasiswa. Bisa jadi rutinitas kalian saat mengisi waktu luang justru jadi sumber tambahan uang jajan, tambahan prestasi dan pengalaman ataupun bisa jadi pintu kesuksessan lainnya di masa depan. 

Memaksimalkan potensi waktu luang dengan melakukan hobby sembari menebar manfaat untuk sekitar tentunya membuat hidup jadi lebih bahagia, lebih berguna, less worry dan juga less stress. Mulai sekarang ucapkan selamat tinggal untuk malas - malasan saat weekend yak. Semoga bisa istiqomah. Aamiin.

Nah, Bagaimana saya memaksimalkan waktu luang yang saya miliki?

Saya pribadi pada dasarnya tipe yang tidak bisa diam, jadi sebisa mungkin membuat janji saat memiliki waktu luang, khususnya weekend. Kalau saat ini, weekend saya lumayan padat merayap karena tanggung jawab yang ada, namun sebisa mungkin tetap saya luangkan untuk menjalankan hobby saya, yaitu menjadi freelance writer.

Untuk sementara ini blog masih belum rutin posting lagi seperti saat masih di tanah air. Tapi perlahan pasti bisa balik ngeblog lagi, banyak draft yang harus dipublish soalnya #jadicurcol. Untuk mendukung dalam aktivitas ngeblog saya menggunakan open source blog engine bernama blogger. Dulu awal-awal merintis blog saya pernah menggunakan wordpress , namun karena lebih nyaman di blogger akhirnya pindah lagi ke blogger.  Wordpress dan blogger sebenernya sama aja,tergantung selera. Namun untuk konfigurasi desain, wordpress lebih flexible daripada template blogger.

Wordpress ini lebih flexible, jadi teman-teman bisa melakukan modifikasi website dengan plugin sehingga tampilan website menjadi lebih dinamis. Namun pengguna wordpress tidak bisa memasang iklan Adsense, yang notabene menjadi sumber tambahan pemasukan para blogger.  Saat ini blog saya udah TLD (Top Level Domain) alias berdiri sendiri tidak membawa nama blogspot di alamat url blog saya. 

Sementara itu, saya didukung dengan aplikasi corel draw untuk menyalurkan passion saya di bidang design. Sesekali membuat video juga menggunakan movie maker, tapi ndak jago-jago banget. At least untuk release stress dan mengisi waktu luang yang ada. Oiya balik cerita lagi mengenai aktivitas ngeblog untuk memaksimalkan waktu luang yang saya miliki. 

Awal mula jadi blogger adalah murni untuk mengisi waktu luang sembari berbagi manfaat melalui tulisan yang saya bagikan. Pada dasarnya saya emang suka nulis. Nah, makin mendalamai dunia perbloggeran, rasanya ngeblog jadi makin asik karena bisa kenal dengan banyak teman blogger yang kece dan inspiratif. Mulai pula saya iseng ikut-ikut lomba nulis dan lomba blog. Beruntung satu-dua kali juara dan bisa tambah uang jajan, bisa ditabung.

Blog saya masih tergolong muda dibandingkan dengan blog para mastah lainnya. Namun Alhamdulillah bisa jadi teman setia dan saksi hidup perjuangan saya sampai sekarang ini. Kalau mau kepo mengenai apa yang sudah saya capai selama ngeblog, bisa mampir kesini #BlogAwards

Oiya, dari aktivitas ngeblog saya tidak hanya mendapatkan keuntungan dari mengikuti lomba-lomba saja. Namun juga kerjasama dari client untuk memposting tulisan yang temanya sudah ditentukan. Lumayan juga untuk setiap kali posting bisa sampai 300.000 ribu per artikel. Namun saat pertama kali merintis blog, alangkah baiknya untuk menentukan target tidak hanya untuk monetisasi saja yaaa, melainkan juga menambah skill dalam menulis dan memperluas network.

Selain ngeblog dan desain, waktu luang juga saya manfaatkan hunting foto-foto karena saya suka fotografi, dan juga kadang mengikuti kegiatan-kegiatan sosial karena saya suka berinteraksi dengan orang lain. Bagaimana dengan sekarang? Sekarangpun waktu luang saya gunakan untuk explore lebih dalam mengenai mikroba yang saya teliti karena saya suka meneliti. Intinya melakukan apapun yang saya suka di waktu luang dengan bahagia agar waktu luang jadi lebih bermanfaat dan berkesan. Tidak hanya menjadi sekedar waktu luang saja 

Terus semangat untuk manajemen waktu dengan sebaik-baiknya. Terus berusaha memaksimalkan waktu luang untuk mengasah potensi diri terlebih bisa membuka peluang usaha atau menghasilkan manfaat lain yang lebih besar, dan tentunya nikmati apapun yang kamu kerjakan dengan bahagia. 

If you're not doing what you love, you are wasting your time! 
So, keep doing what you love happily! 

*Materi ini saya sampaikan di Mini Seminar Whatsapp yang diadakan oleh GIVE Indonesia
(Senin, 26 Februari 2018, 19:00-20:30 WIB) 

7 comments:

  1. Saya juga biasanya nentuin target dan milih mana prioritas.
    Tapi sayangnya kadang masih nunda waktu dan malas.
    Perlu banyak berubah lagi nih.

    ReplyDelete
  2. Aih mba saya butuh info ini banget.Sebenernya udah bosen dapet info kayak gini, tapi ini jelas dan gamblang jadi kebayang harus ngapain. Makasih infonya mba.

    ReplyDelete
  3. kadang saya masih suka susah buat manajemen waktu, tapi dari tulisan ini saya akan mencoba mengatur ulang semuanyaa.. hehehe

    ReplyDelete
  4. Aku sejak awal masuk kuliah kebiasa bikin to do list perhari smpe skrang, tp y itu lebih sring ditunda-tunda. Akhirnya list trsbut cma jd list biasa :( trimakasih listnya mbk, sangt bermanfaat. Salam, muthihauradotcom

    ReplyDelete
  5. waktu emang sangat penting, harus dapat memanfaatkannya semaksimal mungkin untuk hal-hal positif

    ReplyDelete
  6. Kebiasaanku bikin to do list, Mbak. Tapi nggak nge-set mana yang prioritas. Walhasil sibuk sih sibuk. Cuma kurang produktif. TFS ya Mbak buat tulisannya. Bikin aku koreksi diri.

    ReplyDelete
  7. Waah, keren nih tulisannya Mbak Lucy. Aku suka ilustrasinya.

    ReplyDelete

COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES