Thursday, May 29, 2014

Harusnya Tidak Begitu

Masih (juga) terjaga. Entah kenapa malam ini mood tidak begitu baik untuk menyelesaikan masalah perpipaan. Padahal satu bab lagi selesai. Selalu, memulai adalah hal tersulit yang harus dilakukan. Selanjutnya, setelah berjalan justru keenakan sampai lupa waktu. 

Biarkan rehat sejenak, pikirku. Berbagi uneg-uneg yang sebenarnya sudah lama kusimpan. Ini perihal kejujuran. Mungkin sudah beberapa kali aku mengeluh mengenai kejujuran yang rasanya mulai punah. Semuanya berlomba-lomba mendapatkan puncak kejayaan tanpa menghargai proses yang baik dengan jujur sebagai pondasi utamanya. Semuanya menganggap enteng dosa yang akan diterima, berdalih bahwa cara yang mereka lakukan bukanlah mengingkari kejujuran namun terlebih pada siasat atau trik cerdas mendapatkan kesuksesan. Walaaa. Seperti itu, tinggal tarik nafas dalam-dalam. Hmm, jaman sekarang tambah edan -_- 

Satu fakta mengagetkan. Yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. Apa yang kita anggap baik, ternyata belum tentu baik. Benar kata pepatah. Don't only judge from the cover, just see the inside and you'll know the truth. Benar demikian. Sempat kaget dan tidak habis pikir mendengar pengakuan seorang teman. Dia akan melakukan apa saja agar bisa dapet nilai ujian yang bagus. Termasuk kerja sama dengan teman saat ujian. Sebegitu berhargakah nilai ujian jika prosenya penuh dengan kecurangan ?. Dan sekarang, rasanya saya berada diantara orang-orang seperti itu. Awalnya marah, merasa bersaing tidak fair. Sempat jengkel melihat kondisi seperti itu. Bersaing dengan orang-orang tidak bermoral. Rela merendahkan dirinya sendiri demi mengejar angka-angka yang jelas diakhirat nanti tidak ditanya nilai ujian di kelas. Hmm, memang jaman sekarang tambah edan -_-

Mencoba terus mengingatkan saja. Membentengi diri agar tidak ikut arus. Terus menjunjung tinggi kejujuran. Terus berusaha, mengepakkan sayap lebih lebar, terus menebar kebaikan. Memang, berjuang itu pahit karena surga itu manis. Semangat putri pollux ! Kamu hanya perlu jadi diri sendiri, terus lakukan kebaikan, Inshaa Allah kebahagiaan akan terus mengikuti :D Aamiin 

Sekian dulu, perpipaan sudah menunggu. Sampaikan salamku pada Caruban. Aku lebih awal merindukannya :*

No comments:

Post a Comment

COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES