Sabtu, 07 Desember 2013

Gagal Merapal -_-

Aku masih saja terpaku. Dengan busana yang sama, bekas nonton "Malam Seni". Ya, begitu teman-temanku menyebutnya. Malam istimewa untuk anak-anak teknik lingkungan yang khusus dipersembahkan oleh anak-anak Departemen SO (Seni dan Olahraga). Malam Seni 2013 kali ini dengan konsep Surabaya Heritage dengan kostum vintage. Konsep yang sempurna membuatku kelihatan gak jelas antara vintage atau ndeso, entahlah -_- #hiraukan 

Well, Malam seni memberikan kesempatan berkumpul bersama - berbagi bahagia. Eh jangan salah, malam ini juga saatnya mencari koin-koin keberuntungan. Bekal menjalankan program kerja yang telah disusun matang-matang. Kali ini aku berburu koin untuk kampung binaan. Dagangan stanku ada 3 macam. Yahuuud pastinya :3 tidak diragukan. Ada sushi pecel , ketan bumbu kedelai, dan es cincau coklat. Harganya cukup beragam dan jelas terjangkau kantong mahasiswa :D 

Awal-awal malam seni masih penuh semangat. on fire gitulah bahasa kerennya. Masih wangi, wajah berseri-seri apalagi ada si pangeran (aish kenapa masih kepikiran pangeran. tak apalah malam sabtu. boleh salah fokus buat malam ini lah ya :3). Melayani para pengunjung yang tertarik untuk menukarkan koin-koin atau lembaran rupiah mereka untuk jajanan super yahuud. menit-menit pertama masih tersenyum riang. sambil sorak-sorai menawarkan dagangan. Satu jam kemudian, yaaa mood mulai merengek menuju tempat lain. Bosan berkunjung ke dalam lorong pikiran. Oke deh, kuliner ke tetangga sebelah stand lah ya. Melupakan sejenak kalau badan uda gendut, i am happy in my own way, in my own body, whatever how big the size is :3 #kalem 

Sembari kuliner ke tetangga, aku mulai merapal mantra. fokusss. mendalam. tetap menjaga senyum agar tidak kelihatan. Tra mantra semoga bekerja. Terus ku rapal. Pelan. Perlahan. Mulai bereaksi sepertinya. Yah, tapi hanya memandang dari jauh. It's okaylah. Baru berapa jam si, malam masih panjang. 

Menit-menit berikutnya fokusku pada anak-anak International students. sekedar bertegur sapa. Cuap-cuap gak jelas gitu. Mengajak kuliner makanan khas Surabaya yang dijual distand-stand. Selesai bercass-ciss-cuss kembali ke stand. Dagangan udah mulai abiss :3 Alhamdulilah :)

Diujung malam seni. No progress. pangeran masih jauh-jauh aja. Memang tidak berjodoh sepertinya, apa salah merapal mantra ya. atau mantraku gagal fokus. aishh -_-

- Apa iya ya, harus kurus dulu-harus feminin dulu buat dapetin atau setidaknya foto bareng gitu sama pangeran. Semesta berikan jawabanmu :
Jika hujan berarti iya-jika tidak hujan berarti tidak - 

Sekian dulu, hujan sempurna memeluk erat bumi. Semesta memberikan jawaban beberapa detik setelah kursor keyboardku sampai diujung kalimat. Dan aku hanya melongo -_- Sudahlah, sampai jumpa digugur gunung. 
Semoga masih ada kesempatan - setidaknya berfoto bersama #hope :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES