Jumat, 10 Agustus 2012

Tentang Manusia


Manusia itu ada yang baik dan jahat. Jelas semuanya tahu. Tapi hakikatnya Allah menciptakan manusia dalam bentuk sebaik-baiknya untuk digunakan dalam kebaikan. Jelaslah harusnya sebagai makhluk Allah kita menjalankan semua perintahNya yang penuh dengan kebaikan. Apa yang diperintahkan oleh Allah jelaslah membawa kebaikan atau manfaat untuk kita. Tapi kenapa masih ada yang jahat ?

Memang berbeda dengan fakta kehidupan. Masih ada manusia yang jahat. Dikategorikan jahat karena manusia ini melanggar perintahNya. Melanggar perintah Allah berarti melanggar norma dan aturan yang berlaku, melanggar nilai kehidupan di masyarakat, melanggar kebaikan yang harusnya di jalankan.

Memang tidak bisa dipungkiri manusia baik dan jahat selalu ada di kehidupan ini. Karena Allah menciptakan semuanya berpasang-pasangan. Ada muda-tua, baik-jahat, cantik-buruk, kaya-miskin.

Hanya orang-orang beruntunglah yang diberikan hidayah oleh Allah untuk segera bertobat menjadi orang yang baik. Perlu kita tahu orang baikpun ada banyak faktor. Faktor utama yang paling dianjurkan adalah menjadi orang baik sebagai bentuk pengabdian pada Allah. Namun tidak semua manusia menjadi orang baik karena faktor utama pengabdian pada Allah, ada orang baik karena ingin dianggap baik oleh yang lain, ingin dihargai oleh orang lain, ingin mempunyai banyak teman atau relasi dan faktor lainnya. Sebenarnya tidak masalah jika faktor-faktor lain melandasi yang terpenting masih ada niat dari diri kita untuk berbuat baik pada orang lain meskipun alasannya ingin mendapatkan kebaikan pula.

Lakukanlah sebab-sebab yang baik maka kebaikan akan menjadi hadiahnya – Pak Dibyo

Kehidupan adalah tentang sebab-akibat. Sebab-sebab baik maka akibatnya juga baik. Demikian juga sebaliknya. Namun kita perlu paham betul. Hakikatnya manusia selalu mencari keuntungan dibalik semua yang dilakukan. Meskipun tidak semua manusia seperti itu. Tapi 90% lebih memiliki pemikiran seperti itu. Banyak yang berpikir, kalau tidak untung buat kita kenapa kita harus repot melakukannya ? Memang tidak salah, tapi sebagai makhluk sosial bukankah kita sudah seharusnya membantu yang lain ? entah itu ada untungnya atau tidak untuk kita.

Yaa memang, tidak semua orang itu baik. Tapi harusnya bagian yang ‘belum baik’ juga mulai berpikir apakah pemikiran mereka tentang kehidupan sudah benar. Saya sering merasa tidak habis pikir ternyata orang-orang sekitar saya ada yang seperti itu. Hanya menghampiri kalau ada keuntungan, selebihnya kalau tidak membutuhkan saya ditinggal/dicampakkan begitu saja #banyakistighfardeh. Semoga Allah yang memberikan pencerahan untuk orang-orang seperti itu. Amin :)

Tidak hanya itu saya juga heran kenapa masih banyak orang yang tega merampas hak orang lain untuk kesenangan mereka sendiri. Koruptor misalnya. Ya, orang-orang berpendidikan tinggi tidak selamanya menggunakan kepintaran mereka untuk kebaikan. Sungguh celaka orang-orang seperti ini. Diberikan kelebihan namun digunakan untuk hal yang merugikan orang lain. Seharusnya merka takut, setiap yang mereka lakukan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.Mereka kebanyakan bersikap apatis. Tidak peduli kaum yang dirugikan sengsara atau tidak yang penting mereka puas.

Satu lagi, manusia tidak pernah puas dengan apa yang dimilikinya. Yang kayaa akan terus mencari kekayaan tanpa pernah mau berpikir untuk membagi kekayaannya untuk orang-orang yang membutuhkan. Yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin. Seharusnya ada keseimbangan, jadi tidak ada yang ‘sangat kaya’ dan ‘sangat miskin’. Kalau keseimbangan ini terjadi pasti tingkat kemakmuran rakyat menjadi meningkat. Semoga yang punya harta lebih punya hati nurani untuk berbagi kebaikan pada orang yang lebih membutuhkan. Sehingga yang membutuhkan bisa tercukupi kebutuhan hidupnya.

Kalau tiap dari kita punya pemikiran yang sama tentang mewujudkan keseimbangan siklus kehidupan pasti seluruh rakyat hidup makmur. Semoga banyak dari kita sepaham dengan pemikiran ini. Semoga di zaman yang semakin sulit ini masih ada orang baik yang punya hati nurani untuk saling membahagiakan satu sama lain. Amin :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES