Sabtu, 19 November 2011

Wanita luar biasa itu Ibu :')



Bangga memiliki ibu yang luar biasa. Ibu yang selalu mendukung setiap usahaku dalam pencapaian masa depan yang cerah. Ya, Beliaulah yang menjadi salah satu alasanku untuk selalu melakukan yang terbaik. Wanita hebat itu bernama Lilik Windarini. Beliau adalah seorang TU di salah satu SMK swasta  yang juga seorang ibu sempurna untukku. Beliau adalah wanita yang cerdas, pintar masak bahkan di keluarga ayahku masakan ibuku terkenal paling enak. Beliau juga wanita yang sensitif, ketika melihat suatu pemandangan yang menyedihkan terkadang beliau tidak bisa membendung air matanya.

Ibuku adalah wanita serba bisa. Apapun bisa beliau lakukan untukku. Alasan utama yang membuatku kagum pada beliau adalah beliau bisa berperan sebagai ibu rumah tangga, istri yang sholeh, guruku di rumah, sekaligus bekerja di kantor. Beliau bisa memberikan contoh bagaimana bisa bekerja tanpa mengganggu profesinya sebagai ibu rumah tangga yang baik. Proud of you mom. . :D

Aku ingat sekali masa-masa aku masih berada di rumah. Setiap ibu pulang dari kantor, pasti beliau bawa oleh-oleh untukku. Ibu memang selalu mengutamakan anak-anaknya, beliau selalu menyimpan jatah snack dari kantornya untuk aku, kakak dan adikku di rumah. :’)

Malam hari selepas belajar aku menghabiskan waktuku bersama ibu. Sekedar untur bercerita tentang apa yang terjadi hari ini. Ibu pasti mengelus rambutku sambil tiduran. Memberikan nasihat dan harapannya padaku. Aku bisa merasakan kasih sayang itu, meski ibu tak pernah mengucapkannya padaku.

Aku ingat sewaktu aku jatuh sakit, pasti ibu adalah orang pertama yang paling repot mengurusiku. Bahkan beliau rela menjagaku sampai tak tidur karena khawatir dengan kondisiku. Ibupun rela tidak masuk kerja demi aku. Memasakkan makanan kesukaanku agar aku cepat sembuh. Ibu, wanita hebat yang selalu menjadi semangat untukku :’)

Aku jadi menyesal ketika mengingat kebaikan-kebaikannya untukku. Beliau ibu yang sangat baik.Rela berkorban untukku. Tapi aku ? Saat beliau menyuruhku, aku sering menolak atau terkadang malah marah-marah karena aku merasa terganggu, Oh Tuhan, betapa jahatnya aku. . :(

Hal terpenting yang kunikmati selama 17 tahun usiaku yaitu pengorbanannya. Yah beliau juga yang memperlihatkan padaku arti pengorbanan. Beliau telah mengorbankan hidupnya selalu untuk anak dan suaminya. Pengalaman beliau selalu menginspirasiku. Mulai dari masa kecil, sampai masa masa-masa beliau harus berpisah dengan orang tua sejak SMA. Perjuangannya begitu besar. Bagiku, beliau adalah wanita terkuat yang aku kenal. Kemandirian beliau dalam hidupnya membuatnya begitu sempurna di mataku.

Dari tahun ke tahun, ibuku terlihat semakin tua. Umurnya hampir mencapai 45 tahun. Sering aku khawatir dengan kondisi kesehatannya. Semoga Allah selalu menjaga ibu disana. . amin. . :’)

Aku kangen banget sama ibu. Ingin rasanya memeluk ibu. Berbagi cerita-ceritaku sekolah di Malang. Makan masakan ibu. Menemani ibu saat begadang menyelesaikan tugas kantor.Oh Tuhan, Aku rindu Ibu, , T.T

Ya Allah, jadikan aku anak yang shalehah. Anak yang bisa membanggakan kedua orang tuaku. Anak yang bisa bermanfaat untuk orang lain. Karena hanya dengan itu, aku bisa membahagiakan ibuku.

Jaga Ibuku disana Ya Allah. Semoga Ibu selalu disayang Allah. Amin. . :’)





Peluk rindu untuk wanita hebat disana. Aku selalu bangga padamu, Ibu. . :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES